Best Profit Hampir selalu meluncurkan perangkat dengan harga terjangkau namun dengan dukungan spesifikasi tergolong tinggi disebut Xiaomi sebagai perwujudan tujuannya untuk menghadirkan peluang bagi masyarakat untuk dapat menikmati teknologi yang dihadirkan via perangkat.

Xiaomi mengusung model bisnis inovatif pada tiga pilar bisnisnya, yaitu hardware, sistem IoT dan pelayanan Internet. Berkat model bisnis tersebut, Xiaomi tidak perlu memusingkan untuk mencari keuntungan dari bidang hardware,” ujar Founder dan CEO Xiaomi Lei Jun. Bestprofit

Lei menyebut, model bisnis yang menyebabkannya tidak perlu mengkhawatirkan keuntungan dari segi hardware menjadikan Xiaomi dapat terfokus untuk menghadirkan perangkat terbaik dengan harga terjangkau. Lei mengaku harga jual perangkat karya Xiaomi merupakan harga modal produksi perangkat.

Disinggung asal keuntungan Xiaomi, Lei menyebut perusahaannya terfokus untuk mencari keuntungan melalui pilar bisnis lainnya, yaitu sistem IoT dan layanan internet. Selain itu, fokus untuk menghadirkan produk berkualitas berharga terjangkau juga diwujudkan dengan tidak melakukan kegiatan pemasaran besar.

Xiaomi mengaku lebih mengandalkan jaringan daring (online) seperti media sosial untuk memasarkan perangkatnya, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Manajemen Produk dan Pemasaran Xiaomi Global Donovan Sung. PT Bestprofit

Sung turut mengandalkan sistem pemasaran Word of Mouth untuk mempromosikan Xiaomi. Hal tersebut menjadikan produk sebagai alat promosi utama, sehingga penting bagi perusahaannya untuk menghadirkan produk terbaik dan tidak mengecewakan konsumen.

Meskipun demikian, Xiaomi tetap memiliki target untuk memasarkan 100 juta unit smartphone secara global pada tahun 2018 mendatang.Target penjualan tersebut dinilai Lei bukan hal sulit untuk dapat dicapai, sebab pada tahun 2017, Xiaomi berhasil mencapai jumlah yang diprediksinya yaitu sebanyak 90 juta unit. Bestprofit Futures

Keberadaan target tersebut, lanjut Lei, tidak mengindikasikan fokusnya pada jumlah penjualan. Lei mengaku lebih mementingkan kepuasan pelanggan yang akan mendorong kesetiaan mereka terhadap merek dan produk Xiaomi.
Sementara itu untuk pasar Indonesia, Xiaomi menargetkan untuk memasarkan sebanyak 10 juta unit pada tahun 2018. Lei juga berharap dapat menjadi pemimpin pasar smartphone Indonesia dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang.