PT Bestprofit Futures | Bos pajak klaim Tax Amnesty Indonesia ungguli Eropa

PT BESTPROFIT FUTURES – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi optimis program pengampunan pajak (Tax Amnesty) di Indonesia bisa sukses. Hal ini dilihat dari semakin banyaknya wajib pajak besar maupun kecil yang mengikuti program ini.

Bahkan, dia menilai program ini bisa mengalahkan Tax Amnesty di negara-negara Eropa, seperti Brazil, Itali, dan Jerman.

“Tax Amnesty dinilai baik. Yang selama ini tidak pernah mengalahkan dalam hal bola dari Jerman, Brazil, Itali, tapi negara-negara tersebut kalahnya dengan tax amnesty,” ujar dia di kantornya, Jakarta, Jumat (30/9).

Menurutnya, periode pertama Tax Amnesty sudah sesuai dengan rencana pemerintah. Dia mencatat, dana repatriasi yang terkumpul sudah mencapai Rp 142,29 triliun, atau 14,22 persen dari target Rp 1.000 triliun.

“Kita mengalahkan mereka di babak pertama ini dan babak berikutnya lebih baik. Kita bisa ungguli Jerman Itali dan Brazil dan tapi kalau tax amnesty bisa karena kaptennya presiden, saya penyerangnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani pelatihnya,” ungkapnya.

Dia menegaskan, bahwa pemerintah tetap memberikan kemudahan bagi wajib pajak yang ingin mengikuti program ini.

“Repatriasi sudah banyak karena sebelum tax amnesty mereka laporkan surat penyertaan harta (SPH) jadi uangnya masuk dulu dan bagi para pengusaha ada yang punya bank, masuk ke bank nya dulu boleh itu saja,” tutup Ken.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi optimis program pengampunan pajak (Tax Amnesty) di Indonesia bisa sukses. Hal ini dilihat dari semakin banyaknya wajib pajak besar maupun kecil yang mengikuti program ini.

Bahkan, dia menilai program ini bisa mengalahkan Tax Amnesty di negara-negara Eropa, seperti Brazil, Itali, dan Jerman.

“Tax Amnesty dinilai baik. Yang selama ini tidak pernah mengalahkan dalam hal bola dari Jerman, Brazil, Itali, tapi negara-negara tersebut kalahnya dengan tax amnesty,” ujar dia di kantornya, Jakarta, Jumat (30/9).

Menurutnya, periode pertama Tax Amnesty sudah sesuai dengan rencana pemerintah. Dia mencatat, dana repatriasi yang terkumpul sudah mencapai Rp 142,29 triliun, atau 14,22 persen dari target Rp 1.000 triliun.

“Kita mengalahkan mereka di babak pertama ini dan babak berikutnya lebih baik. Kita bisa ungguli Jerman Itali dan Brazil dan tapi kalau tax amnesty bisa karena kaptennya presiden, saya penyerangnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani pelatihnya,” ungkapnya.

Dia menegaskan, bahwa pemerintah tetap memberikan kemudahan bagi wajib pajak yang ingin mengikuti program ini.

“Repatriasi sudah banyak karena sebelum tax amnesty mereka laporkan surat penyertaan harta (SPH) jadi uangnya masuk dulu dan bagi para pengusaha ada yang punya bank, masuk ke bank nya dulu boleh itu saja,” tutup Ken.

PT Bestprofit Futures