Rio Haryanto merupakan orang pertama BPF di Indonesia yang mampu mencicipi kejuaraan balap Formula One kini mulai comeback ke lintasan sirkuit. Bersama T2 Motorsport, pria asal solo ini dalam waktu dekat akan mengikuti kejuaraan Blancpain GT World Challenge Asia 2019.
BESTPROFIT
Sebagai mantan pebalap Formula One, Rio masih mengikuti perkembangan balap jet darat tersebut. Saat disinggung masih memiliki ketertarikan untuk balapan F1, BEST PROFIT dirinya tak menampik masih rindu.

“Kemarin round pertama di Melbourne banyak pebalap muda yang mungkin se-eranya barengan saya atau mungkin lebih baru lagi, contohnya Pierre Gasley, terus Lecrec yang sedang naik daun,” ujar Rio usai konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (22/03/2019). BESTPROFIT FUTURES

“Sepertinya sedang regenerasi pebalap formula 1, akan mulai banyak pebalap muda yang bergabung. Kalau ditanya ketertarikan pastinya sangat ada ya,” tambah Rio.
PT BESTPROFIT
Ia pun menceritakan bahwa dirinya sempat berjuang untuk kembali melenggang di ajang balap F1. Namun karena kurangnya dukungan baik pemerintah ataupun sponsor, memaksanya untuk berhenti mengikuti ajang balap tersebut. PT BEST PROFIT FUTURES

“Setelah vakum cukup lama selama dua tahun, saya sudah berusaha besar untuk bisa kembali lagi. Mungkin banyak sekali pertanyaan kenapa tidak balik lagi ke F1” BESTPRO ucapnya.
PT BEST PROFIT
“Untuk balapan ini adalah suatu olahraga yang membutuhkan finansial cukup besar, ada keterbatasan finansial. Jadi sangat disayangkan, karena saya sudah mencetak sejarah di tahun 2016 pebalap pertama dari Indonesia yang tembus Formula 1,” kata Rio.
PT BESTPROFIT FUTURES
“Formula 1 tantangannya sangat besar sekali, kita sangat sulit tahun pertama bisa untuk perform dan lagi pada saat itu saya bersama tim Manor Racing di mana tim papan bawah, sangat sulit sekali untuk compete dengan tim besar lainnya,” ujar Rio.  BEST PROFIT FUTURES