PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMFmengucurkan pinjaman refinancing untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp850 miliar kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Best Profit

Pinjaman ini diharapkan dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional khususnya di sektor perumahan.

“Kami berharap refinancing ini dapat memicu para penyalur untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mendorong pertumbuhan kredit yang terdampak pandemi covid,” kata Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo dikutip dari Antara, Rabu (15/7). Bestprofit

Kucuran dana itu diawali dengan penandatanganan perjanjian refinancing. Rencananya, seluruh dana yang disalurkan oleh SMF kepada BTN akan digunakan untuk refinancing KPR program Pemerintah.

Dengan perjanjian itu, diharapkan mendorong peningkatan likuiditas bank penyalur KPR, khususnya Bank BTN agar dapat terus terjaga. PT Bestprofit

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury berharap kerja sama ini dapat menjadi stimulus tambahan dari yang perusahaan sudah lakukan melalui sektor properti. Menurutnya, hal ini penting agar 170 lebih industri turunannya ikut bergerak pada masa pandemi virus corona. PT Bestprofit Futures

Total penyaluran pinjaman oleh SMF kepada BTN baik dalam bentuk refinancing dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk konvensional dan syariah 2020 sebesar Rp4,85 triliun.

Rincian pembiayaan tersebut di antaranya sebesar Rp3,85 triliun sebagai refinancing KPR dan Rp999,5 miliar untuk program KPR FLPP dengan nilai outstanding masing-masing per 14 Juli 2020 sebesar Rp19,16 triliun dan Rp3,22 triliun.

Dalam kesempatan yang sama SMF dan Bank BTN juga tengah menjajaki potensi pembiayaan berbasis Syariah.