BESTPROFIT Polisi menembak mati Hendra (34), bandar sabu yang sudah 10 tahun mengedarkan barang haram itu di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat. Dia ditembak mati pada Senin (7/8) pagi lantaran mencoba melawan saat sedang melakukan pengembangan kasus untuk membekuk tersangka WW (DPO) di Jalan Pemuda, dekat lapas Tangerang. PT BESTPROFIT FUTURES

Kasat Narkoba BESTPRO Polres Metro Tangerang, AKBP Jonter Banuarea menjelaskan, peristiwa ini bagian dari pengembangan tiga kasus peredaran sabu yang lebih dahulu terungkap. Diawali tertangkapnya tersangka berinisial K pada Sabtu (5/8), sekitar pukul 18.30 WIB.  PT BEST PROFIT

“Awalnya dari tertangkapnya pelaku K di wilayah Pedurenan Timur, Karang Tengah, Ciledug, Kota Tangerang. Dari tangan K kita amankan 11 paket sabu,” ujar Jonter, Senin (7/8). BPF

PT BESTPROFIT  Selanjutnya, Polisi meringkus pengedar lain berinisial AI, yang juga ditangkap di kawasan Ciledug. Dari tersangka AI Polisi mendapati 5 paket seberat 17 gram sabu.

“Di hari yang sama juga kami amankan SI di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat dengan barang bukti dua paket sabu.” BEST PROFIT

Ketiganya mengakui barang haram itu didapat dari seorang bandar bernama Hendra. Hingga akhirnya Hendra didor pada Senin (7/8) sekitar pukul 03.00 Wib. Pengakuan Hendra sebelum didor polisi, dia mendapatkan barang haram itu dari bandar berinisial WW. BEST PROFIT FUTURES

“WW ini yang sedang kami kembangkan, dan tadi pagi kita lakukan pengembangan untuk mendapat saudara WW, tapi kemudian tersangka Hendra sempat melakukan perlawanan dan hendak mencederai petugas, sehingga kami lakukan tindakan tegas terhadap dia,” kata Jonter. BESTPROFIT FUTURES