Jakarta, Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.094 per dolar AS pada Senin (25/11). Posisi tersebut melemah 0,01 persen dibanding akhir pekan lalu. Best Profit

Sebelumnya, posisi rupiah berada di Rp14.092 per dolar AS pada penutupan pasar Jumat (22/11). Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,11 persen, ringgit Malaysia terpantau melemah 0,10 persen, dan lira Turki melemah 0,07 persen.

Selanjutnya, dolar Hong Kong terpantau melemah 0,03 persen, serta dolar Singapura melemah tipis 0,01 persen. Sementara itu, penguatan terjadi pada won Korea yang menguat 0,26 persen, dan baht Thailand sebesar 0,07 persen terhadap dolar AS. Bestprofit

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar terpantau menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,15 persen, dolar Australia menguat 0,09 persen, dan dolar Kanada menguat 0,06 persen, disertai euro yang menguat tipis 0,02 persen terhadap dolar AS.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai pelemahan rupiah masih dipengaruhi negosiasi dagang antara AS dan China yang sampai sekarang belum jelas. Negosiasi tersebut masih menjadi sentimen terbesar rupiah.

“Pasar masih mengkhawatirkan hasil dari negosiasi dan mempertanyakan kapan perjanjian akan ditandatangani,” kata Ariston saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (25/11).

Meskipun pagi ini melemah, Ariston mengatakan bahwa sebagian besar pasar berpikir positif mengenai negosiasi dari China maupun dari AS yang cenderung akan meredakan kekhawatiran. Dengan kondisi tersebut, rupiah ia perkirakan masih punya peluang untuk menguat pada hari ini. PT BestProfit

“Pejabat dari kedua negara memberikan sinyal dan komitmen bahwa perjanjian fase 1 akan segera ditandatangani. Ini memberikan sentimen positif bagi aset berisiko termasuk rupiah,” ungkapnya.

Di sisi domestik, Ariston mengatakan kebijakan BI yang memangkas giro wajib minimum untuk meningkatkan penyaluran kredit  agar pertumbuhan ekonomi terdorong bisa menjadi sentimen positif untuk rupiah.

Lebih lanjut Ariston memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.020 hingga Rp14.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini. PT BestProfit Futures