PT BESTPROFIT FUTURES – PT Angkasa Pura II (Persero) sempat menerbitkan Notice to Airmen atau Notam terkait dengan penutupan runway utara Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Banten. Itu menyusul insiden pecah ban milik pesawat Malaysia Airlines MH725 setelah melakukan pendaratan keras (hard landing).

“Sekitar pukul 22.50 WIB, runway utara saat ini sudah dibuka kembali untuk take off dan landing,” ujar Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero) Agus Haryadi saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (13/6/2017).

Meski demikian, Agus menjelaskan runway utara masih dibatasi untuk pesawat penumpang berbadan kecil dan belum bisa melayani pesawat berukuran besar.
BEST PROFIT
“Sementara masih dibatasi untuk pesawat narrow body atau pesawat ukuran kecil kelas 737 ke bawah. Untuk pesawat kelas 747 atau 777, sementara masih menggunakan runway selatan,” jelas Agus.

Pesawat dari Kuala Lumpur itu mendarat di bandara pada pukul 20.04 WIB dalam kondisi hujan. Akibatnya, satu ban pada bagian roda pesawat belakang pecah. Namun Agus memastikan tidak ada korban akibat insiden ini.BESTPROFIT