PT BESTPROFIT FUTURES

442177e0-a6f3-4c17-affb-dcb4ba0d5b5f_169

 

Kapal Polisi Direktorat Polair Baharkam Polri menangkap satu kapal ikan asing berbendera Malaysia di perairan Selat Malaka. Sedikitnya, 1,5 ton ikan campuran disita dari kapal itu.

Kapal itu ditangkap di perairan Selat Malaka atau 4 mil masuk wilayah Indonesia, Minggu (4/9/2016) sekitar pukul 02.00 WIB. Kapal berbendera Malaysia itu bernama kapal KM PKFB 939.

Pemilik, Tan Lian Hawn Nahkoda atas nama Samad Rueangder WN Thailand,” kata Direktur Polair Baharkam Polri Brigjen Pol M Chairul Noor Alamsyah dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (4/9/2016).

 

8438ed21-5a6b-4605-85f2-0ed5d22134c2_169

Chairul mengatakan, sekitar 1,5 ton ikan campuran berserta 4 orang anak buah kapal WN Thailand turut diamankan dari kapal itu. Kapal itu tidak memiliki SIPI untuk melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

“Sehingga patut diduga melanggar pasal 93 ayat(2) UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan,” ujarnya.

036b4b87-0f5b-441e-88d2-d46a83552489_169

Chairul menambahkan, pihaknya akan terus menangkap kapal ikan asing yang menangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia. Hal tersebut sebagai upaya untuk memberantas illegal fishing di Indonesia.

Dijelaskannya, Polri tidak akan mentolerir pelaku illegal finding. setiap pelanggar akan ditindak tegas. Hal itu sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga keberlangsungan sumber daya ikan nasional Indonesia.

“Di samping itu, pemberantasan illegal fishing dan destructive fishing merupakan program prioritas Kapolri dalam rangka mendukung pembangunan nasional,” urainya.
(idh/bag)

PT BESTPROFIT FUTURES

442177e0-a6f3-4c17-affb-dcb4ba0d5b5f_169

Kapal Polisi Direktorat Polair Baharkam Polri menangkap satu kapal ikan asing berbendera Malaysia di perairan Selat Malaka. Sedikitnya, 1,5 ton ikan campuran disita dari kapal itu.

Kapal itu ditangkap di perairan Selat Malaka atau 4 mil masuk wilayah Indonesia, Minggu (4/9/2016) sekitar pukul 02.00 WIB. Kapal berbendera Malaysia itu bernama kapal KM PKFB 939.

Pemilik, Tan Lian Hawn Nahkoda atas nama Samad Rueangder WN Thailand,” kata Direktur Polair Baharkam Polri Brigjen Pol M Chairul Noor Alamsyah dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (4/9/2016).

8438ed21-5a6b-4605-85f2-0ed5d22134c2_169

Chairul mengatakan, sekitar 1,5 ton ikan campuran berserta 4 orang anak buah kapal WN Thailand turut diamankan dari kapal itu. Kapal itu tidak memiliki SIPI untuk melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).