Pemilihan Ketua MPR Beri Tekanan ke Pasar Saham

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta -Hari ini paripurna pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) digelar. Investor saham diminta waspada karena bisa memberi sentimen terhadap pergerakan bursa.

“Pemilihan ketua MPR pada hari ini membawa sentimen tekanan pada IHSG mengingat pada pemilihan ketua DPR yang berakhir memberi tekanan cukup kuat pada IHSG,” kata Daewoo Securities dalam risetnya, Senin (6/10/2014).

Pasalnya, kemungkinan besar pimpinan MPR kali ini tidak jauh berbeda dengan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pekan lalu yang isinya kebanyakan dari Koalisi Merah Putih (KMP).

Saat ini paripurna masih berjalan, hasilnya kemungkinan sudah bisa diketahui besok pagi sebelum pasar saham dibuka. Imbasnya ke pasar saham bisa diketahui pada perdagangan besok.

Seperti diketahui, Kamis 2 Oktober 2014 dini hari lalu, para pemimpin baru DPR sudah resmi dipilih. Hal ini berimbas negatif kepada pergerakan pasar saham.

Investor asing yang selama ini mendukung Presiden RI Terpilih Jokowi Widodo (Jokowi) langsung menarik dana hingga sebesar Rp 1,4 triliun dalam sehari. Pasalnya, investor khawatir Jokowi tidak akan leluasa dalam menjalankan pemerintahan karena dihadang pimpinan DPR yang berasal dari KMP.

Saham-saham unggulan pun jadi sasaran aksi jual. Seluruh indeks sektoral jatuh ke teritori negatif dengan koreksi rata-rata lebih dari satu persen.

Menutup perdagangan hari itu IHSG terjun 140,104 poin (2,73%) ke level 5.000,809. Koreksi ini termasuk yang paling parah tahun ini.

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta -Hari ini paripurna pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) digelar. Investor saham diminta waspada karena bisa memberi sentimen terhadap pergerakan bursa.

“Pemilihan ketua MPR pada hari ini membawa sentimen tekanan pada IHSG mengingat pada pemilihan ketua DPR yang berakhir memberi tekanan cukup kuat pada IHSG,” kata Daewoo Securities dalam risetnya, Senin (6/10/2014).

Pasalnya, kemungkinan besar pimpinan MPR kali ini tidak jauh berbeda dengan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pekan lalu yang isinya kebanyakan dari Koalisi Merah Putih (KMP).

Saat ini paripurna masih berjalan, hasilnya kemungkinan sudah bisa diketahui besok pagi sebelum pasar saham dibuka. Imbasnya ke pasar saham bisa diketahui pada perdagangan besok.