Google Ingin Buat Pesaing WhatsApp

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta – Setelah Facebook mengumumkan mengakuisisi WhatsApp, sempat beredar rumor Google pernah berminat lebih dulu membeli messenger tersebut. Meski kemudian dibantah, sangat menarik jika Google benar-benar punya messenger seperti WhatsApp.

Kini sebuah laporan menyebutkan, Google yang memang sudah punya sistem messenger sendiri yakni Hangouts, mengirim Product Manager Nikhyl Singhal ke India untuk memetakan bagaimana ekosistem aplikasi messenger di negeri Bollywood tersebut.

Seperti dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (4/10/2014), Google saat ini kabarnya sedang dalam tahap pengembangan awal membuat aplikasi messenger. Mereka disebut-sebut berencana merilisnya pada 2015 dengan pertama kali menyasar India.

Singhal pun diketahui sedang rajin melakukan kunjungan ke Asia Tenggara. Ini memunculkan spekulasi, aplikasi messenger tersebut nantinya akan menyasar pasar Asia yang memang dikenal punya banyak pengguna aplikasi messenger.

Sumber lain menyebutkan, aplikasi messenger Google akan gratis, tidak seperti WhatsApp yang memberlakukan langganan per tahun. Kebenaran kabar ini masih belum bisa dipastikan, karena Google belum berkomentar apapun soal laporan ini.

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta – Setelah Facebook mengumumkan mengakuisisi WhatsApp, sempat beredar rumor Google pernah berminat lebih dulu membeli messenger tersebut. Meski kemudian dibantah, sangat menarik jika Google benar-benar punya messenger seperti WhatsApp.

Kini sebuah laporan menyebutkan, Google yang memang sudah punya sistem messenger sendiri yakni Hangouts, mengirim Product Manager Nikhyl Singhal ke India untuk memetakan bagaimana ekosistem aplikasi messenger di negeri Bollywood tersebut.

Seperti dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (4/10/2014), Google saat ini kabarnya sedang dalam tahap pengembangan awal membuat aplikasi messenger. Mereka disebut-sebut berencana merilisnya pada 2015 dengan pertama kali menyasar India.

Singhal pun diketahui sedang rajin melakukan kunjungan ke Asia Tenggara. Ini memunculkan spekulasi, aplikasi messenger tersebut nantinya akan menyasar pasar Asia yang memang dikenal punya banyak pengguna aplikasi messenger.

Sumber lain menyebutkan, aplikasi messenger Google akan gratis, tidak seperti WhatsApp yang memberlakukan langganan per tahun. Kebenaran kabar ini masih belum bisa dipastikan, karena Google belum berkomentar apapun soal laporan ini.