aplikasi-blue-bird_20160519_163915

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES, JAKARTA – PT Blue Bird Tbk mengenalkan tampilan baru aplikasi pemesanan taksi MyBlueBird.

Pembaharuan ini menyangkut penambahan fitur. Sekilas fiturnya mirip-mirip aplikasi ride sharing seperti GrabCar maupun Uber.

Fitur yang mirip itu antara lain peta posisi pengemudi, titik-titik armada taksi di sekitar lokasi pengguna, dan estimasi tarif yang mesti dibayar.

Tak ketinggalan, terdapat pula fitur untuk memberi rating terhadap pelayanan pengemudi.

Direktur Blue Bird, Sigit P. Djokosoetono menampik bila pembaharuan aplikasi itu terkait kompetisi dengan pengelola transportasi online.

“Ini bukan saingan kok. Kami kan memang beda,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Di samping mempermudah pemesanan taksi, aplikasi MyBlueBird juga memberi kemudahan bagi pengguna berbagi lokasi taksinya via media sosial maupun pesan instan.

Tujuan dari fitur itu agar pengguna nyaman karena lokasi dan perjalanan bisa diawasi oleh banyak orang.

Tak sampai di situ, pengguna juga bisa memesan maksimal lima taksi sekaligus via aplikasi tersebut. Lokasi dan perjalanan masing-masing taksi yang dipesan bisa dipantau melalui aplikasi.

Blue Bird berencana mengembangkan dan menambah fitur baru secara bertahap.

Rencananya, fitur yang akan muncul berikutnya adalah sistem pembayaran non tunai.

“Nanti kami akan merilis fitur cashless, antara lain berupa eVoucher serta kode promosi. Kemudian ada Easy Ride. Penumpang yang menyetop taksi di pinggir jalan nanti bisa membayar non tunai melalui fitur ini,” terang Sigit.

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES, JAKARTA – PT Blue Bird Tbk mengenalkan tampilan baru aplikasi pemesanan taksi MyBlueBird.

Pembaharuan ini menyangkut penambahan fitur. Sekilas fiturnya mirip-mirip aplikasi ride sharing seperti GrabCar maupun Uber.

Fitur yang mirip itu antara lain peta posisi pengemudi, titik-titik armada taksi di sekitar lokasi pengguna, dan estimasi tarif yang mesti dibayar.

Tak ketinggalan, terdapat pula fitur untuk memberi rating terhadap pelayanan pengemudi.

Direktur Blue Bird, Sigit P. Djokosoetono menampik bila pembaharuan aplikasi itu terkait kompetisi dengan pengelola transportasi online.

“Ini bukan saingan kok. Kami kan memang beda,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Di samping mempermudah pemesanan taksi, aplikasi MyBlueBird juga memberi kemudahan bagi pengguna berbagi lokasi taksinya via media sosial maupun pesan instan.

Tujuan dari fitur itu agar pengguna nyaman karena lokasi dan perjalanan bisa diawasi oleh banyak orang.

Tak sampai di situ, pengguna juga bisa memesan maksimal lima taksi sekaligus via aplikasi tersebut. Lokasi dan perjalanan masing-masing taksi yang dipesan bisa dipantau melalui aplikasi.