PT BEST PROFIT FUTURES – Inovasi warga dalam membuat destinasi wisata di Kota Malang, Jawa Timur terus bermunculan.

PT Best Profit Futures – Setelah terbangun Kampung Warna-warni di bantaran Sungai Brantas, Kelurahan Jodipan, kini muncul Kampung Tridi di kelurahan sebelahnya, yakni Kelurahan Kesatrian.

kampung 3d pt best profit futures

Dulu, dua kampung yg terbelah oleh Sungai Brantas itu merupakan kampung kumuh.

Namun saat ini, kampung tersebut telah menjadi salah satu rujukan wisata di Kota Malang.

Eddy Supriyanto atau biasa dipanggil Edi Gimbal selaku penggagas Kampung Tridi mengatakan kampung tersebut menghadirkan konsep lukisan tiga dimensi (3D) & lukisan realis atau gambar-gambar seolah hidup.

Sementara yg menjadi wahana lukisan merupakan dinding bangunan fasilitas umum di pinggir gang & perumahan warga.

“Kenapa dikasih nama Kampung Tridi, karena orang Jawa menyebut 3D dengan Tridi. Lidah orang Jawa mengucapnya Tridi,” katanya.

Mulanya, warga di kampung tersebut terinspirasi dari lukisan tiga dimensi yg ada di lokasi-lokasi wisata.

Berawal dari itu, warga kemudian berkeinginan untuk menghadirkan lukisan yg sama di tengan perkampungan warga.

“Selain menambah penghasilan warga dari berjualan, kita juga ingin menambah tempat wisata di Kota Malang. Di kampung konsep tridi kan belum ada,” jelasnya.

Rencananya, empat RT yaitu RT 1 hingga RT 4 yg ada di kampung tersebut akan dibubuhkan lukisan tiga dimensi.

Tapi hingga saat ini, lukisan – lukisan tersebut masih mencapai 15 persen.

“Kita merencanakan ada 80 gambar lebih lah. Tapi ini masih proses,” jelasnya.

Meski belum selesai secara keseluruhan, kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut sudah banyak.

Setiap hari, kunjungan wisatawan mencapai 200 orang.

Jika hari libur & akhir pekan, kunjungan wisatawan naik mencapai kisaran 500 orang.

“Meski masih 15 persen, ternyata respon wisatawan sudah bagus,” imbuhnya.

Gambar-gambar tiga dimensi yg akan dilukis rencananya akan membawa tema hewan, alam, & anak-anak. Sementara yg melukis merupakan warga setempat yg sudah pengalaman melukis memakai cat tembok.

Riska Yuliana, salah satu pengunjung mengaku bangga dengan inovasi tersebut. Baginya, kampung itu menghadirkan konsep yg berbeda sehingga menarik untuk dikunjungi.

“Dulu di sini tidak ada apa-apanya. Tapi sekarang ada lukisan-lukisan itu. Bagus lah,” katanya.

Menurutnya, melalui lukisan tiga dimensi pengunjung bisa lebih senang berfoto. “Gambar-gambarnya unik. Bagus,” ungkapnya.

(Prz – PT Best Profit Futures)