52a308d6-d89b-49f3-8270-51b4b1ae0ac8_169

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES, Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 6 ribu personel untuk kegiatan Operasi Ramadniya, operasi khusus menjelang mengamankan kegiatan mudik lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1437 H. Seluruh personel akan ditempatkan di sejumlah objek sasaran pengamanan.

“Personel yang dilibatkan itu Satgasda sebanyak 2.889 personel, Satgasres 3.450 personel, TNI sebanyak 90 personel, Pemda DKI 455 personel dan Jasa Marga 100 personel. Sehingga total kekuatan 6.984 personel,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Operasi kemanusiaan yang sebelumnya bersandikan Operasi Ketupat ini digelar selama 14 hari atau H-7 dan H+7 lebaran, mulai hari ini sampai tanggal 15 Juli 2015. Adapun, yang menjadi sasaran pengamanan seperti kegiatan mudik lebaran, kegiatan ibadah salat Ied, kegiatan arus balik lebaran, tempat pariwisata dan pusat-pusat perbelanjaan.

“Tujuan operasi adalah terjaminnya keamanan dan keselamatan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri yang meliputi kegiatan ibadah, mobilitas angkutan manusia dan barang serta kegiatan lain yang menyertai baik di terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, pertokoan, keramaian masyarakat dan lainnya,” tambahnya.

Dalam operasi kemanusiaan ini, polisi berupaya mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti peningkatan arus lalu lintas, perubahan cuaca, kelompok atau jaringan teroris dan kamseltibcar lantas.

“Kemudian ambang gangguan seperti kebut-kebutan, sahur on the road, sweeping, tawuran, dan lainnya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya dalam operasi ini juga mengantisipasi gangguan nyata seperti teror bom, curanmor, curas, rumsong, kecelakaan lalu lintas dan lainnya. PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : detik