PT BESTPROFIT Pemerintah melalui Direktorat PT BEST PROFIT Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali melakukan lelang surat utang untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2017. BEST PROFIT FUTURES

BESTPROFIT Berdasarkan siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (28/8/2017), lelang berlangsung sejak 22 Agustus 2017 sebanyak 5 seri. Adalah seri SPN03171123 (new issuance), SPN12180511, FR0059, FR0074 dan FR0075 melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI). BESTPROFIT FUTURES

Surat utang yang dilelang ini ternyata cukup laris di pasar. Total penawaran yang masuk bahkan mencapai Rp 46,3 triliun, di mana seri FR0059 paling banyak diminati dengan besaran Rp 11,09 triliun. PT BEST PROFIT FUTURES

Setelah melalui proses yang ditentukan, maka surat utang yang BPF  ditarik hanya Rp 15 triliun. Tingkat kupon untuk seri SPN bersifat diskonto, FR0059 sebesar 7% dan sisanya 7,5%. Yield untuk  BESTPRO FR0059 dengan tenor 10 tahun mencapai 6,8%. PT BESTPROFIT FUTURES

Berikut rinciannya: BEST PROFIT

  • SPN03171123: Rp 5 triliun
  • SPN12180511: Rp 3 triliun
  • FR0059: Rp 1,5 triliun
  • FR0074: Rp 2,6 triliun
  • FR0075: Rp 2.8 triliun