Pemerintah menyalurkan bantuan beras di wilayah Jabodetabek selama ramadan. Per harinya, bantuan beras diberikan sebanyak 1,5 Kg per kepala keluarga (KK) kepada 1.000 KK per hari. Best Profit

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian Fadjry Djufry menyebut sejak hari pertama bulan puasa hingga Selasa (5/5), pemerintah telah menyalurkan sebanyak 155 ton beras yang disalurkan melalui ATM Beras. Bestprofit

“Program ini telah kami lakukan sejak hari pertama puasa hingga hari ini di mana targetnya adalah 1,5 kg per KK. Sementara yang menerima sehari maksimal 1.000 KK,” ucap Fadjry lewat video conference pada Selasa (5/5). PT Bestprofit

Dia menyebut, dipilihnya penyaluran bantuan melalui ATM beras ialah untuk menghindari kerumunan warga dan menjaga jarak antar penerima bantuan di tengah pandemi virus corona. PT Bestprofit Futures

Manfaat lainnya, kata dia, adalah sebagai edukasi masyarakat akan penyaluran bantuan yang tak melulu harus dilakukan secara konvensional.

Namun, ia mengaku tak serta melepas penyaluran bantuan begitu saja tanpa pengawasan. Katanya, TNI ikut diturunkan untuk menjaga ketertiban dan kedisiplinan selama proses penyaluran beras dilaksanakan.

“Karena ini juga termaksud untuk melakukan pendidikan agar masyarakat memahami arti dari physical distancing menjaga jarak untuk menanggulangi atau mencegah penularan covid-19,” ucapnya.

Meski menyebut menetapkan 10 kawasan di Jabodetabek sebagai studi uji layak, namun Fadjry tak mengonfirmasi jika bantuan serupa akan diberikan kepada masyarakat di luar Jabodetabek.

“Kegiatan ATM beras kepada masyarakat yang terdampak covid-19 kami luncurkan untuk studi uji layak di DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok serta wilayah Kota dan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.