Otoritas Regulasi Obat-obatan Pakistan memberikan persetujuan terhadap penggunaan darurat vaksin virus corona (Covid-19) buatan perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca. Best Profit

Menteri Kesehatan Pakistan menuturkan vaksin asal Inggris yang bekerjasama dengan Universitas Oxford itu merupakan yang pertama disetujui negaranya untuk digunakan menanggulangi pandemi corona. Bestprofit

Dikutip CNN, berdasarkan data John Hopkins University, Pakistan tercatat memiliki 516.770 kasus corona dengan jumlah kematian mencapai 10.908.
PT Bestprofit

straZeneca telah melaporkan hasil uji klinis tahap tiga yang dilakukan di Brasil dan Inggris beberapa waktu lalu.

Meskipun sempat ada kekeliruan dosis yang diberikan dalam proses uji klinis, namun klaim efikasi vaksin SARS-Cov-2 itu dinilai bisa dipercaya.

Vaksin AstraZeneca disebut 70 persen ampuh melawan Covid-19. PT Bestprofit Futures

Angka efikasi tersebut didapat dari penggabungan data kelompok orang yang divaksinasi dengan dosis tepat, dan dosis yang keliru. Jika hanya menggunakan data kelompok dosis yang tepat, ditemukan efikasi sebesar 64 persen. Lowongan Kerja

Meski lebih rendah, vaksin AstraZeneca telah mencapai standar efikasi minimal vaksin Covid-19 yaitu 50 persen. Vaksin AstraZeneca juga tidak perlu disimpan dalam suhu -80 derajat seperti vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech asal Amerika Serikat.

Selain Pakistan, vaksin AstraZeneca telah lebih dulu disetujui penggunaannya oleh Inggris, India, Argentina, El Salvador, Meksiko, hingga Maroko.