Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan tingkat keterisian (okupansi) kamar hotel di Banyuwangi mencapai 40 persen pada hari-hari kerja (weekdays). Namun, tingkat okupansi meningkat menjadi 70 persen saat akhir pekan (weekend). Best Profit

Menurutnya kenaikan itu didorong penerapan protokol kesehatan covid-19 pada seluruh ekosistem sektor pariwisata mulai dari hotel, destinasi wisata, maupun restoran. Bestprofit

“Ada yang semula hanya datang semalam ke Banyuwangi, tapi begitu protokol covid-19 kami jalankan mereka extend (menambah) bahkan mereka kerja dari hotel, resort, dan homestay di Banyuwangi,” ujarnya, Rabu (22/7). PT Bestprofit

Ia menuturkan kunci penerapan protokol kesehatan Covid-19 adalah sinergi dari semua pihak. Dalam hal ini, kata dia, semua dinas bertindak sebagai dinas kesehatan, dinas pariwisata, hingga Satpol PP. Dengan demikian, mereka berhak menindak pelaku usaha yang tidak memenuhi protokol kesehatan Covid-19. PT Bestprofit Futures

“Hasilnya, sebanyak 25 warung dan toko modern kami tutup dan mereka yang melanggar kami tutup kembali,” paparnya.

Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Banyuwangi mewajibkan pemandu wisata (tour guide) memiliki sertifikasi. Selain harus memiliki bekal tentang destinasi wisata, pada tour guide tersebut juga dibekali dengan protokol kesehatan covid-19.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai Kabupaten Banyuwangi termasuk salah satu daerah yang paling siap menuju tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19.

Jokowi menuturkan Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang paling serius membenahi sektor pariwisata di tengah pandemi agar dapat segera kembali bergerak dan memastikan keamanan serta keselamatan para pengunjung.

“Saya melihat di lapangan Banyuwangi adalah daerah yang paling siap menyiapkan prakondisi menuju normal baru,” ujar Jokowi belum lama ini.