PT BESTPROFIT FUTURES – Tim Saber Pungli Kabupaten Indramayu mengamankan seorang pria bernama, Marto (36). Pria yang mengaku wartawan dengan Media Marka ini memeras pengusaha bernama Badrawi, senilai Rp 20 juta.

Penangkapan terhadap terhadap tersangka ini dilakukan usai korban diperas untuk kali kedua yakni duit senilai Rp 15 juta, pada Rabu (3/1) pukul 11.30 WIB, di Rumah Makan Hage Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Lemah Abang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, sebelumnya korban terlebih dahulu meminta uang Rp 5 juta. Uang itu diberikan dengan ancaman pada korban agar proyek yang dijalankan tidak diganggu tersangka.

“Korban saat itu menyerahkan uang Rp 15 juta lagi karena khawatir dan takut pekerjaan proyek pembangunan yang dikerjakan korban diganggu oleh tersangka,” ujar Yusri via pesan singkat, Rabu (4/1).

Tim Saber Pungli yang memang sudah mengintai gerak-gerik tersangka akhirnya menciduk beberapa saat setelah meminta duit korban. “Sesaat kemudian setelah korban menyerahkan uang kepada tersangka, tim Saber Pungli mengamankan tersangka berikut barang bukti,” imbuhnya.
PT BESTPROFIT FUTURES
Tim yang dipimpin unit satu jatanras Polres Indramayu itu membawa tersangka dan sejumlah barang bukti berupa duit Rp 15 juta, satu unit handphone merek Nokia, satu unit handphone merek Samsung, dan satu bendel koran Marka edisi 24-31 Desember.

Pihaknya saat ini masih memburu, satu orang lainnya yang diduga terlibat dengan tersangka yakni pria berinisial NRR (46) warga Kabupaten Kuningan.

Penangkapan terhadap terhadap tersangka ini dilakukan usai korban diperas untuk kali kedua yakni duit senilai Rp 15 juta, pada Rabu (3/1) pukul 11.30 WIB, di Rumah Makan Hage Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Lemah Abang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, sebelumnya korban terlebih dahulu meminta uang Rp 5 juta. Uang itu diberikan dengan ancaman pada korban agar proyek yang dijalankan tidak diganggu tersangka.

“Korban saat itu menyerahkan uang Rp 15 juta lagi karena khawatir dan takut pekerjaan proyek pembangunan yang dikerjakan korban diganggu oleh tersangka,” ujar Yusri via pesan singkat, Rabu (4/1).

Tim Saber Pungli yang memang sudah mengintai gerak-gerik tersangka akhirnya menciduk beberapa saat setelah meminta duit korban. “Sesaat kemudian setelah korban menyerahkan uang kepada tersangka, tim Saber Pungli mengamankan tersangka berikut barang bukti,” imbuhnya.