Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan menyelidiki pegawai negeri sipil di Manado, Sulawesi Utara, yang disebut menjual blanko e-KTP. Dugaan keterlibatan PNS tersebut setelah komplotan pembuat e-KTP dan dokumen palsu diringkus kepolisian di Manado, Sulawesi Utara.

“Pecat. Kami akan membuat rekomendasi kalau dia pegawai daerah kita pecat, apalagi ini menyangkut KTP. Itu kan kerahasiaan setiap warga negara,” ujar Tjahjo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (11/10).

Politisi PDIP itu menyayangkan dugaan keterlibatan PNS terkait peredaran e-KTP palsu tersebut. Menurut dia, seharusnya pegawai negeri sipil itu menjaga kerahasiaan warga negara. BPF

“Pemerintah dalam hal ini pegawai negeri, aparat pemerintah akan bertanggung jawab setiap rahasia warga negara,” ucapnya.

Menurut Tjahjo, selama ini pengawasan pemerintah telah baik perihal pemalsuan e-KTP. Sebab tidak mudah seseorang untuk memalsukan NIK (Nomor Induk Kependudukan). Sehingga sulit e-KTP palsu untuk digunakan seperti pendaftaran asuransi ataupun rekening bank. BESTPRO

“Soal nama kan bisa A-Z, alamat bisa dimana-mana, nomor NIK itu satu, sekarang sudah ada datanya 161 jutaan, NIK nya satu. Hanya alamat masih dua, tiga aliasnya masih macem-macem, tapi kan nama ibu kandung kan gak bisa dipalsukan. Saya kira itu, mudah-mudahan tahun ini selesai,” pungkasnya. BEST PROFIT

Diberitakan sebelumnya, diduga ada keterlibatan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam kasus pembuatan e-KTP dan dokumen palsu di Manado, Sulawesi Utara. Hal ini diungkapkan salah satu pelaku saat berada di Mapolresta Manado. BEST PROFIT FUTURES

“Blanko e-KTP kami dapat dari salah satu oknum PNS di Capil Manado. Saya membayar Rp 50 ribu per 1 blanko ke oknum PNS tersebut,” aku salah satu pelaku, Selasa (10/10) sore. BESTPROFIT

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Wibowo Sitepu saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Lima orang ditangkap dalam kasus ini. Saat ini sedang dalam penyelidikan dan mereka masih diperiksa penyidik untuk pengembangan selanjutnya. BESTPROFIT FUTURES

“Jadi penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat dan kami langsung lakukan pengembangan dan mengungkapnya,” jelas Sitepu. PT BESTPROFIT

“Kami masih kembangkan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk kasus ini. Untuk penetapan tersangka dan pasal belum ditetapkan karena masih dalam penyelidikan,” ujarnya. PT BEST PROFIT FUTURES

Lima pria berhasil diamankan polisi, masing-masing berinisial YK (30an), HP (20an), RN (32), JS (27), dan BR (20an), kelimanya warga Kota Manado, dan dibawa ke Mapolresta Manado, Senin (9/10) kemarin. Penangkapan dilakukan di kompleks IKIP bawah, Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang. PT BEST PROFIT

Diketahui barang bukti yang diamankan berupa puluhan e-KTP yang sudah jadi, serta ratusan bahan bakunya. Selain itu juga ada belasan SIM C dan SIM A, belasan NPWP, SKCK, Notice Pajak kendaraan serta bahan baku lainnya dan Kartu Keluarga (KK), serta Ijazah palsu. PT BESTPROFIT FUTURES

Sementara barang elektronik yang ikut diamankan berupa 2 unit komputer bersama CPU, puluhan stempel cap, 2 unit printer, 3 unit scanner, 2 buah kalkulator dan uang tunai puluhan juta. PT BESTPROFIT FUTURES