Marak Aksi Ambil Untung di Menit Terakhir, IHSG Hanya Naik 11 Poin

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup awal pekan dengan hanya naik 11 poin padahal sudah naik cukup tinggi di tengah perdagangan. Aksi ambil untung investor lokal menghambat laju IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.025 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.100 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 39,637 poin (0,79%) ke level 5.068,583. Indeks melonjak cukup tinggi di hari pelantikan presiden baru Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).

Dana asing langsung mengalir masuk lantai bursa. Saham-saham unggulan dan lapis dua jadi target borongan investor.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menanjak 54,055 poin (1,07%) ke level 5.083,001 merespons positif lancarnya prosesi pelantikan Presiden dan Wapres Republik Indonesia (RI). Dana asing kembali menyerbu lantai bursa.

Tak butuh waktu lama bagi indeks untuk menembus titik tertingginya hari ini di 5.101. Aksi jual investor lokal sedikit menghambat laju IHSG.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (20/10/2014), IHSG naik 11,586 poin (0,23%) ke level 5.040,532. Sementara Indeks LQ45 menguat 0,837 poin (0,10%) ke level 855,031.

Saham-saham unggulan jadi sasarn aksi ambil untung, terutama saham yang sempat naik tinggi pagi tadi. Saham-saham tersebut berada di sektor perkebunan, tambang, konsumer, menufaktur.

Investor memilih beli saham. Transaksi pemodal asing sampai sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 744,821 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 239.954 kali dengan volume 5,376 miliar lembar saham senilai Rp 7,475 triliun. Sebanyak 181 saham naik, 122 turun, dan 76 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan awal pekan dengan kompak di zona hijau. Bursa saham Jepang melonjak hingga hampir empat persen.

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup awal pekan dengan hanya naik 11 poin padahal sudah naik cukup tinggi di tengah perdagangan. Aksi ambil untung investor lokal menghambat laju IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.025 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.100 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 39,637 poin (0,79%) ke level 5.068,583. Indeks melonjak cukup tinggi di hari pelantikan presiden baru Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).