PT BESTPROFIT DxOMark telah lama menjadi website yang memberi penilaian kepada kamera dan lensa, serta berbagai hal di bidang fotografi. Sejak 6 tahun lalu, DxOMark terjun juga ke fotografi mobile, di mana website tersebut menilai performa kamera smartphone. DxOMark-lah yang menobatkan Google Pixel 2 sebagai smartphone dengan kamera terbaik pada 2017 lalu.

Ketika itu, kamera smartphone yang pertama kali diuji coba oleh DxOMark adalah Nokia 808 yang lahir di 2012 lalu. Ketika itu, produsen smartphone masih perang embel-embel megapixel di mana makin besar angkanya dianggap makin baik. Nokia 808 ketika itu memiliki 41MP. Angka yang sungguh fantastis namun akhirnya jadi bukti bahwa besaran angka pixel tak membawa perubahan apapun. BEST PROFIT

Setelah perang megapixel berakhir (meski hingga kini masih banyak yang tetap mengusung angka MP yang besar, terutama di kamera depan), kini produsen smartphone lebih mempersenjatai kamera mereka di berbagai fiturnya, serta algoritma software yang berjalan di atasnya. Hal ini membuat makin lama, kamera smartphone makin luar biasa.

Seperti berdasarkan nilai yang diberikan DxOMark, kurva penilaian makin naik dari tahun ke tahun. Hingga tahun 2014 saja, penilaian DxOMark terhadap smartphone hanya berkisar hingga nilai 70 saja, dengan keluaran smartphone seperti iPhone 5S, Samsung S5, serta iPhone 6. BESTPROFIT

Namun di tahun 2015, peningkatan drastis terjadi ketika Samsung Galaxy S6 dan S7 merengkuh nilai di atas 80 untuk S6, serta 90 untuk S7. Standar baru bagi smartphone papan atas. Apple dan GOogle pun ikut berkontribusi di kecanggihan smartphone dengan merilis iPhone 7 Plus dan juga Google Pixel, yang berada di nilai 90.

2017 adalah tahun di mana kamera smartphone mencapai titik terbaiknya. Hal ini dikarenakan Samsung Galaxy Note 8, Google Pixel 2, Huawei Mate 10 Pro, serta iPhone X, kesemuanya mendapat nilai di atas 100. Hal ini makin dikukuhkan dengan keluaran terbaru Samsung, Samsung S9.