1652273Lenovo-Jadi780x390

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES – Di sela perilisan ponsel Vibe K5 Plus edisi RAM 3 GB di Jakarta, Lenovo menyatakan keseriusannya menjajaki dunia virtual reality (VR).

Keseriusan tersebut, untuk saat ini, diwujudkan dalam bentuk kerja sama pengembangan konten dengan Dicoding, platform untuk menyalurkan kemampuan pengembang aplikasi di Indonesia. Konten VR tersebut bakal ditampilkan dengan headset TheaterMax Controller.

Lenovo merilis controller tersebut sebagai alat pelengkap pengalaman VR pengguna ponsel seri VR mereka. Seperti diketahui, selain Vibe K5 Plus, perusahaan asal China ini juga punya Vibe K4 Note dan A7000 Special Edition yang dapat dipasangkan dengan headset AntVR.

“Kami ingin konsisten memberikan produk VR. Karena sekarang ada juga joystick khusus untuk mengendalikan fitur TheaterMax di perangkat genggam,” terang Marketing Manager MBG Lenovo Indonesia, Miranda Vania Warokka dalam peluncuran Lenovo Vibe K5 Plus, Selasa (19/7/2016).

1647599ANT-VR780x390

 

 

 

 

TheaterMax Controller berbentuk lonjong, muat dalam genggaman tangan dan memiliki satu tuas dengan enam buah tombol. Alat pengendali ini bisa dihubungkan ke ponsel lalu dipakai untuk mengendalikan film yang sedang ditonton dalam mode VR atau dipakai sebagai alat pengendali permainan.

Misalnya, saat sedang memakai headset dan Vibe K5 Plus untuk memainkan game VR, pengguna bisa mengubah tuas pada TheaterMaxController sebagai alat penggerak karakter. Sedangkan dua dari enam tombol yang ada di bodi alat tersebut akan diubah fungsi menjadi tombol perintah, mirip dengan tombol X atau Y pada controller konsol game Sony Playstation.

Bila menginginkannya, alat pengendali ini dan headset AntVR pasangannya bisa didapatkan pengguna dalam paket pembelian LenovoVibe K5 Plus edisi RAM 3 GB.

Pre-order yang dilengkapi dengan kedua alat tersebut dibuka sejak 20-26 Juli 2016, melalui Blibli, Bhineka, Erafone, Dinomarket, Lazada dan Mataharimall seharga Rp 2,499 juta.

Kerja sama dengan developer lokal

Selain controller dan paket khusus VR seperti disebutkan di atas,Lenovo juga berusaha mendorong pengembangan konten yang terkait teknologi tersebut. Caranya dengan menggandeng Dicoding.

Lenovo dan Dicoding, mengadakan lomba atau tantangan untuk mengembangkan permainan yang memanfaatkan VR. Acara tersebut sudah dikenal sebagai Lenovo VR Challenge dan dilaksanakan sepanjang 2016 ini.

“Salah satu cara mengembangkan awareness mengenai VR ini ya bekerja sama dengan principal, seperti Lenovo. Kami sudah dua kali melakukannya, dan hasilnya adalah game-game hebat,” terang CEO Dicoding Narenda Wicaksono kepada KompasTekno.

Lenovo VR Challenge pertama merupakan tantangan pengembangangame VR untuk Lenovo Vibe K4 Note yang meluncur beberapa waktu lalu. Pememenangnya adalah Virtual Stellarity oleh Edu Game, Crazy Ojek oleh Solite Studio, serta Terkunci: Episode 1 oleh Agate Studio.

Sedangkan Lenovo VR Challenge kedua selesai dan diumumkan di sela perilisan Vibe K5 Plus. Pemenangnya adalah Voxel Blaster oleh Yanuart,Chibi Run oleh Damar, MazeShroom VR oleh Tinker Games, Another World Challenge oleh Joy Leap Studio serta Kawaii Pew PEw VR oleh Mojiken.

Seluruh game pemenang tersebut memang tidak dibundel sebagaipreload dalam ponsel yang ditawarkan Lenovo. Tapi pengguna bisa langsung mengunduhnya di Google Play Store saat ingin menikmati konten berteknologi VR.

Selain permainan hasil seleksi lomba itu, Lenovo Vibe K5 Plus juga dibekali game khusus berjudul Dreadout.

Game bernuansa horor ini sebenarnya laris sebagai game Steam untuk PC. Namun studio Digital Happiness, selaku pemiliknya, sengaja membuat versi mobile khusus untuk ponsel Lenovo tersebut. PT BESTPROFIT FUTUTRES

Sumber : kompas