PT Railink akan melakukan penyesuaian operasional kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta mulai Senin (21/9). Penyesuaian dilakukan karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mengetatkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Best Profit

Plt Direktur Utama Railink Mukti Jauhari mengungkapkan Railink akan beroperasi mulai pukul 05.40-17.40 WIB untuk relasi Stasiun Manggarai sampai Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian KA untuk relasi Stasiun Bandara Soekarno-Hatta sampai Stasiun Manggarai akan mulai beroperasi pukul 06.57-18.57 WIB. Bestprofit

“Mulai tanggal 21 September 2020, Kereta Api Bandara Soekarno- hatta akan melakukan penyesuaian jadwal perjalanan dari 48 perjalanan menjadi 40 perjalanan per hari,” ungkap Mukti dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (19/9). PT Bestprofit

Ia bilang operasional KA Bandara akan mengikuti standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Protokol itu mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia  Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid19).

Selain itu, sistem protokol kesehatan juga akan mengikuti Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19. PT Bestprofit Futures

“KA Bandara bisa menjadi alternatif transportasi yang aman bagi masyarakat karena kami melaksanakan penerapan protokol kesehatan yang ketat baik dari sisi layanan, petugas, maupun fasilitas,” kata Mukti.

Mukti menjabarkan beberapa langkah antisipasi yang akan dilakukan perusahaan, antara lain penerapan protokol kesehatan untuk semua petugas dengan wajib mengenakan masker, faceshield, pengecekan suhu berkala.

PT Railink juga melakukan rapid test untuk seluruh karyawan, menyediakan tempat cuci tangan di masing-masing stasiun, dan pemasangan sekat pembatas antar kursi dalam kereta.

Kemudian, Railink menetapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi penumpang KA Bandara. Beberapa syarat itu adalah wajib menggunakan masker, menghindari kontak fisik, dan menerapkan pola hidup bersih dengan rutin mencuci tangan.

Jika penumpang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku, maka tak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dengan KA Bandara. Nantinya, Railink akan mengembalikan tiket yang sudah dibeli.

Tiket KA Bandara bisa dibatalkan dengan cara penumpang menyerahkan boarding pass ke petugas customer service dan melengkapi data sesuai formulir yang disediakan. Selain itu, pembatalan juga bisa dilakukan melalui e-mail ke info@railink.co.id.

“Pengembalian dana pembelian tiket sesuai harga tiket penuh di luar bea pesan dan pengembalian dana pembatalan tiket diproses dengan cara transfer maksimal 30 hari kalender,” ujar Mukti.