Pemerintah menyatakan porsi kepemilikansahamnegara di PT Bank Bukopin Tbk berkurang dari 21,73 persen menjadi tinggal 3,18 persen per tahun lalu. Tepatnya, sejak bank asal Korea Selatan, KB Kookmin Bank, resmi menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin yang kini sudah beralih nama menjadi Bank KB Bukopin. Best Profit

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2020 tentang Perubahan Struktur Kepemilikan Saham Negara Melalui Penerbitan dan Penjualan Saham Baru pada PT Bank Bukopin Tbk. Beleid diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 29 Desember 2020 lalu. Bestprofit

“Perubahan struktur kepemilikan saham negara berlaku sejak tanggal berlakunya perubahan anggaran dasar PT Bank Bukopin Tbk yang mengakibatkan perubahan struktur kepemilikan saham negara,” tulis Pasal 3 beleid tersebut, dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (5/1). PT Bestprofit

Pemerintah menjelaskan perubahan porsi kepemilikan saham terjadi karena Bank Bukopin telah melakukan penerbitan dan penjualan saham dalam beberapa tahap sejak 2006. Rinciannya, yaitu penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dan program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock allocation) pada 2006. PT Bestprofit Futures

Lalu, program kepemilikan saham oleh karyawan, anggota direksi, dan/atau anggota dewan komisaris (management and employee stock option program) pada 2007-2013. Begitu juga dengan program penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu pada 2009, 2011, 2014, 2018, dan 2020. Lowongan Kerja

Terakhir, bank juga melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu pada tahun lalu. Semua ini membuat kepemilikan saham oleh pihak-pihak lain bertambah, sementara saham negara berkurang.

Saat ini, porsi kepemilikan saham Bukopin sebanyak 67 persen berada di genggaman KB Kookmin Bank selaku pemegang saham pengendali. Sisanya, 18,14 persen dimiliki Kopelindo, 11,68 persen oleh Bosowa Corporindo, dan sisanya 3,18 persen oleh negara.”Dalam rangka meningkatkan kinerja, nilai tambah, dan peran serta masyarakat dalam kepemilikan saham PT Bank Bukopin Tbk, dilakukan penerbitan dan penjualan saham baru,” jelas beleid tersebut.