BEST PROFIT Polisi menetapkan HG alias Miming manajer perusahaan truk penyebab kecelakaan maut di Tol Cipularang sebagai tersangka. Miming disebut dengan sengaja membiarkan truk berstatus ODOL (over load over dimension) untuk beroperasi. BEST PROFIT FUTURES

“Dia manajer operasional yang BESTPRO mengendalikan kendaraan tersebut yang ternyata berdasarkan hasil penyidikan, diketahui mengalami over dimensi,” ucap Kapolres Purwakarta AKBP Matrius kepada detikcom, Kamis (19/9/2019). BESTPROFIT

Miming merupakan manajer operasional dari PT JTJ selaku operator dua truk penyebab kecelakaan maut di Tol Cipularang yang menewaskan 8 orang. Dua truk itu dikendarai Subana dan Dedi Hidayat. Subana sudah ditetapkan sebagai tersangka sementara Dedi meninggal dunia saat kejadian. BESTPROFIT FUTURES

Matrius mengatakan kedua truk tersebut berstatus ODOL saat melintas di Tol Cipularang. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat tertulis dan penandaan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. PT BESTPROFIT

“Namun oleh yang bersangkutan (Miming) dioperasionalkan.  BPF Dia juga tahu bahwa kendaraan itu over dimensi tapi malah digunakan over loading. Nah yang bersangkutan tahu, tapi tidak ada upaya mencegah dan tetap membiarkan beroperasi. Sebagai penanggung jawab operasional, dia kena juga,” tutur Matrius.

Miming dijerat Pasal 315 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Di pasal itu tertulis, Miming terancam sanksi denda dan sanksi administratif. PT BEST PROFIT FUTURES

Tak hanya itu izin operasional perusahaan juga terancam dibekukan. PT BEST PROFIT

Seperti diketahui, kecelakaan beruntun terjadi di Km 91 Tol Cipularang beberapa lalu. Kecelakaan melibatkan 20 kendaraan dan 8 orang korban tewas. Truk diketahui melebihi muatan hingga 25 ton. PT BESTPROFIT FUTURES