importir-jual-daging-sapi-impor-rp-60000kg-di-operasi-pasar

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES, PT Impexsindo Pratama, perusahaan daging sapi impor, melakukan operasi pasar dengan menjual daging sapi murah asal Australia di kawasan Gudang Palad, Jalan Taruna No. 20, Pulogadung, Jakarta Timur. Pada tahap awal, perusahaan mengaku menyiapkan 300 ton daging untuk dijual di kisaran Rp 60.000 sampai Rp 79.000 per kilogram (Kg)

General Manajer PT Impexsindo Pratama, Fenny, mengatakan pada operasi pasar tahap pertama ini daging sapi khas dijual Rp 79.000 per kilogram dan daging sapi rendang atau berlemak Rp 60.000 per kilogram. Fenny mengatakan, jika antusias masyarakat cukup tinggi, maka pasokan daging di operasi pasar tersebut akan terus ditambah sampai Hari Raya Idul Fitri hingga 3.000 ton.

“Pokoknya kami akan terus dorong harga daging turun hingga Rp 80.000 per kilogram sesuai penugasan dari Kementerian Perdagangan kepada kami,” ujarnya dalam keterangan tulis, Jakarta, Rabu (22/6).

Menurutnya, operasi pasar ini lebih diutamakan untuk pedagang, tetapi jika masyarakat ingin membeli secara kiloan maka akan disediakan. Perusahaan menyiapkan sebanyak-banyaknya stok daging 10 sampai 50 ton per hari. Sedangkan kebutuhan daging untuk konsumsi Jakarta setiap harinya berkisar 300 ton.

“Target kami saat ini adalah ke pedagang karena kalau selama ini retail banyak tapi tidak langsung ke ibu rumah tangga. Kalau pedagang beli barang besar dengan harga murah, maka otomatis mereka juga akan jual murah sehingga kena dua-duanya, jadi kalau targetnya hanya retail tetap tidak bisa menurunkan harga daging,” kata Fenny.

Menurut Fenny, dipilihnya Pasar atau Gudang Palad Pulogadung sebagai lokasi operasi pasar, sebab tempat tersebut merupakan pusat penjualan daging di DKI Jakarta, di mana para pedagang daging di lima wilayah di Jakarta membeli di Pasar Palad.

“Kita harus tepat sasaran, jika mau menurunkan harga harus di pusat perdagangannya stoknya kita penuhi. Kalau stok tercukupi otomatis harga juga akan turun dengan sendirinya,” kata Fenny.

Fenny mengatakan, setelah pusat pasar daging Jakarta yang langsung didatangi, minggu depan rencananya perusahaan juga akan melakukan operasi pasar yang sama di lima wilayah DKI Jakarta lainnya, bila perlu sampai ke beberapa daerah di Indonesia yang kekurangan stok daging.

Sementara itu, Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih optimistis dengan adanya operasi pasar ini bisa menurunkan harga daging yang saat ini sedang mahal. “Kami optimis, karena yang penting pasukannya cukup, dan melalui impor bisa menambah pasokan daging,” ucap Karyanto. PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : merdeka