Managing DirectorIMF Kristalina Georgieva menekankan walau ekonomi global mulai menunjukkan pemulihan ekonomi global, namun masih ada tantangan seperti potensi gelombang kedua virus corona. Best Profit

Dengan ancaman itu, Georgieva menegaskan pemerintah harus tetap menjaga program dukungan mereka kepada masyarakat. Ia mengungkap aktivitas ekonomi memang mulai menguat secara bertahap tapi belum sepenuhnya aman.  Bestprofit

“Namun, kita belum ‘keluar dari hutan’,” ujar Georgieva seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/7).

IMF telah menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global menjadi kontraksi 4,9 persen. Hal ini disebabkan oleh lockdown yang dilakukan oleh sebagian besar negara. PT Bestprofit

IMF pun melihat pemulihan baru mulai terasa tahun depan. Stimulus sebesar US$11 triliun telah disediakan oleh negara-negara G20 untuk membantu mencegah hasil yang lebih buruk. PT Bestprofit Futures

Namun, Georgieva menegaskan jaring pengaman ini harus dipertahankan sesuai kebutuhan dan dalam beberapa kasus harus diperluas.

Dia menyoroti langkah-langkah termasuk cuti sakit yang dibayar untuk keluarga berpenghasilan rendah dan akses ke perawatan kesehatan dan asuransi pengangguran.

Tetapi pemulihan menghadapi risiko, katanya, termasuk kemungkinan gelombang kedua pandemi dapat menyebabkan gangguan lebih lanjut.

Sementara dia mengakui bahwa tingkat utang yang substansial dan meningkat adalah masalah serius.

“Pada tahap ini dalam krisis, bagaimanapun, biaya penarikan dini lebih besar daripada dukungan berkelanjutan di mana dibutuhkan,” ungkapnya.

Dalam blog resmi IMF, Georgieva memaparkan banyak pekerjaan yang hilang di tengah pandemi mungkin tidak pernah kembali, sehingga ada pekerja yang akan membutuhkan dukungan dan pelatihan untuk pindah ke sektor baru.

“Intinya adalah bahwa pandemi kemungkinan akan meningkatkan kemiskinan dan ketidaksetaraan,” katanya.

Namun, menurutnya pembuat kebijakan memiliki ‘kesempatan sekali dalam seabad’ untuk membangun dunia yang lebih baik, lebih hijau dan lebih adil.