1417184supercomputer-graphic-580x358780x390

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES – Gelar pemilik superkomputer tercepat di dunia kini dipegang oleh China lewat Sunway TaihuLight dengan daya komputasi setinggi 93 petaflop. Tapi tahun 2018 nanti, gelar tersebut mungkin bakal berpindah ke Negeri Paman Sam.

Ini karena IBM menjanjikan bakal membikin mesin baru yang mampu menghasilkan daya komputasi 200 petaflop (200 kuadriliun, alias 200.000 triliun kalkulasi per detik).

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Inquirer, Rabu (29/6/2016), superkomputer IBM yang dinamai “Summit” itu rencananya akan dikirim ke Laboratorium Nasional Oakridge milik Departemen Energi AS, awal 2018.

Bersama dengan superkomputer lain, yakni Sierra dari Nvidia, Summit diluncurkan dua tahun lalu sebagai bagian dari perjanjian senilai 325 juta dollar AS (Rp 4,2 triliun) antara Departemen Energi dan IBM.

Rahasia kecepatan Summit terletak pada mikroprosesor IBM Power9 yang dibantu oleh pengolah grafis (CPU) Nvidia Volta untuk menangani keperluan math co-processing.

IBM mengklaim Summit akan memiliki tenaga lima kali lebih besar dibandingkan pendahulunya, Titan, yang memiliki node sebanyak 18.688. Padahal, Summit cuma punya 3.400 node yang masing-masing berisi sejumlah prosesor Power9 dan GPU Volta.

Titan sempat menjadi superkomputer terkencang di dunia dengan daya komputasi di kisaran 20 petaflop sebelum dikalahkan oleh mesin dari China. Kini, Summit digadang-gadang bakal mengembalikan gelar tersebut. PT BESTPROFIT FUTURES