PT Bestprofit Futures | Harga Emas Antam Naik

PT Bestprofit Futures – Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 1.000 menjadi Rp 601 ribu per gram pada perdagangan Senin (3/10/2016).

Sementara harga pembelian kembali (bubyback) dipatok tetap di Rp 548 ribu per gram.

Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas maka Antam akan membelinya di harga Rp 548 ribu per gram. Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08:31 WIB, Sebagian ukuran emas sudah habis terjual antara lain ukuran 2 gram, 250 gram dan 500 gram.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.120.000 atau Rp 612 ribu per gram. Namun ukuran 10 gram sudah habis terjual. Sedangkan ukuran 20 gram sekitar Rp 11.845.000 atau Rp 592.250 per gram.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri. Untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 676.000. Ukuran 2 gram dijual Rp 1.237.000 dan 5 gram dijual Rp 2.935.000. Akan tetapi, seluruh ukuran emas Antam edisi Idul Fitri habis terjual.

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam:

* Pecahan 1 gram Rp 601.000
* Pecahan 5 gram Rp 2.860.000
* Pecahan 10 gram Rp 5.670.000
* Pecahan 25 gram Rp 14.100.000
* Pecahan 50 gram Rp 28.150.000
* Pecahan 100 gram Rp 56.250.000
* Pecahan 250 gram Rp 140.500.000
* Pecahan 500 gram Rp 280.800.000

 

Baca Juga “Bursa Asia Menguat di Awal Pekan

Bursa Asia naik, dengan indeks acuan regional rebound dari pelemahan satu pekan. Kekhawatiran investor terhadap kesehatan bank Eropa telah pulih.

Bursa saham Jepang pun naik ditopang penguatan dari Yen.

Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,3 persen ke level 140,12 pada pukul 09.11 waktu Tokyo. Japan Topix naik 0,8 persen ditopan penguatan Yen yang diperdagangkan di level 101,53 terhadap dolar.

“Pasar Asia diprediksi akan menguat sepanjang hari ini,” ujar Analis Pasar dari Melbourne di IG LTd, Angus Nicholson dilansir dari Bloomberg, Senin (3/10/2016).

Indeks Selandia Baru S&P/NZX 50 tergelincir 0,2 persen. Sementara bursa Malaysia dan Korea Selatann ditutup karena hari libur.

Indeks kuartalan Tankan Jepang menunjukkan produsen besar tetap lebih pesimis dari yang diharapkan tentang kondisi bisnis pada triwulan terakhir, kemungkinan membuatnya lebih menantang bagi bank sentral untuk memicu inflasi dan merevitalisasi perekonomian.

Sementara analis menilai kekhawatiran investor terhadap kesehatan Deutsche Bank sudah usai.

“Kekhawatiran soal Deutsche Bank sudah berakhir,” kata Nicholas Teo, strategist di KGI Fraser Securities di Singapura. ( RDI – PT Bestprofit Futures )