PT BESTPROFIT FUTURES – Facebook akan membangun sebuah data center anyar di Odense, sebuah kota di Denmark, yang merupakan data centernya yang ke-3 di luar Amerika Serikat.

Kota ini dipilih oleh Facebook sebagai lokasi data centernya dengan tiga alasan. Salah satunya adalah Odense mempunyai suhu yang cukup dingin, sehingga penggunaan listrik untuk pendingin udara bisa dikurangi.

Data center ini akan terdiri dari dua bangunan besar untuk server dan sebuah bagunan untuk administrasi, logistik dan bermacam fasilitas teknis lainnya, dan berdiri di atas lahan seluas 50 hektar yang dibeli Facebook pada Oktober 2016 lalu.

Menurut Facebook, data center yang dibangun di kota kelahiran penulis cerita anak-anak kenamaan Hans Christian Andersen ini adalah salah satu data center dengan teknologi yang paling canggih, juga paling efisien yang ada saat ini, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (20/1/2017).
PT BESTPROFIT FUTURES
“Data center di Odense akan jadi salah satu data center yang paling canggih dan efisien penggunaan energinya di dunia,” ujar Niall McEntegart, direktur operasi data center Facebook dalam konferensi persnya bersama pejabat lokal.

Data center di Odense ini juga akan secara penuh menggunakan energi terbarukan untuk beroperasi. Hal itu juga dibantu oleh penggunaan energi untuk pendingin ruangan karena suhu kotanya yang dingin.

Pembangunan data center ini disebut akan menelan biaya lebih dari USD 100 juta, meski McEntegart tak menyebut angkanya secara spesifik. Saat nanti sudah beroperasi, data center ini akan membuka 150 posisi karyawan untuk diisi.

Menteri Energi Denmark Lars Lilleholt menyebut keputusan Facebook memilih Denmark sebagai lokasi data center ini adalah sebuah pengakuan bagi salah satu kekuatan Denmark.

“Kami mempunyai sistem energi yang paling baik di dunia dengan suplai energi terbarukan berkuantitas besar, suplai yang aman, koneksi fiber yang bagus dan harga listrik yang kompetitif,” ujar Lilleholt dalam pernyataannya.

Selain Facebook, Apple sebelumnya juga sudah membangun data centernya di bagian utara Denmark, tepatnya pada 2015 lalu. Sementara data center Facebook diperkirakan akan mulai beroperasi pada 2020