PT BEST PROFIT FUTURES Sebanyak 6.000 botol minuman keras ilegal di Tangerang Selatan, dimusnahkan. Ribuan botol miras itu hasil sitaan polisi dan Satpol PP selama sepuluh hari. PT BESTPROFIT

“Terkait maraknya miras oplosan ada 6.000 botol dalam operasi selama 10 hari teeakhir. Terakhir ada dua warga kami di Ciputat yang meninggal karena miras oplosan,” kata Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, didamping Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, dan Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel Bima Suprayoga di Mapolres Tangsel, Jumat (13/4). BESTPROFIT FUTURES

Enam ribu botol miras itu dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat. BESTPROFIT

Dia menegaskan, sebenarnya Kota Tangerang Selatan sudah memiliki aturan untuk mengawasi peredaran miras di 6 wilayah. BEST PROFIT FUTURES

“Perdanya sendiri sudah ada, memang ini menjadi perhatian kami dan Satpol PP untuk meniadakan peredaran miras,” katanya.  BEST PROFIT

Diungkapkan dia, kasus miras PT BEST PROFIT oplosan ini secara nasional sudah merenggut 80 nyawa di seluruh Indonesia. Provinsi Jawa Barat adalah yang paling banyak memakan korban. BESTPRO

“Jawa Barat sendiri PT BESTPROFIT FUTURES sudah 40 orang, selanjutnya di Jakarta, Bekasi, Depok dan paling terakhir kemarin di Tangsel ada dua orang korban meninggal. Sampai saat ini baru dua orang warga Ciputat atas nama Rohman dan Ade Firmansyah,” terangnya. BPF