PT BESTPROFIT FUTURES – Massa penentang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama memenuhi Jalan Gadjah Mada. Akibatnya kendaraan yang ingin melintasi dengan Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara sempat terhenti.

Salah satu pemimpin aksi, melalui mobil komando meminta massa untuk memberikan jalan bagi warga yang ingin lewat. Bahkan dia meminta barisan pengamanan membuat barikade agar warga dapat melintasi kawasan tersebut dengan aman.

“Buat barikade, buka jalan buka jalan. Awas provokasi, musuh kita Ahok,” teriaknya dari atas mobil komando.

Pantauan merdeka.com, awalnya ruas jalan yang tersisa dan dapat dilalui warga ada dua. Namun, semakin siang jalan yang terdiri atas empat ruas tersebut penuh dengan massa yang rata-rata mengenakan baju putih.

Sebelumnya, kepadatan sudah mulai dapat dirasakan saat memasuki perempatan Jalan Gadjah Mada menuju Kota Tua, Jakarta Barat. Akibatnya, pihak kepolisian memperbolehkan kendaraan pribadi menggunakan jalur bus Transjakarta.

PT BESTPROFIT FUTURES

Sedangkan di depan PN Jakarta Utara sendiri nampak tiga water canon dan dua baracuda parkir. Massa aksi yang ingin mengawal jalannya sidang melakukan orasi di sebelah kanan pintu masuk, dengan membawa spanduk dan Bendera mereka meminta agar Basuki atau akrab disapa Ahok itu segera dipenjara.

Salah satu pemimpin aksi, melalui mobil komando meminta massa untuk memberikan jalan bagi warga yang ingin lewat. Bahkan dia meminta barisan pengamanan membuat barikade agar warga dapat melintasi kawasan tersebut dengan aman.

“Buat barikade, buka jalan buka jalan. Awas provokasi, musuh kita Ahok,” teriaknya dari atas mobil komando.

Pantauan merdeka.com, awalnya ruas jalan yang tersisa dan dapat dilalui warga ada dua. Namun, semakin siang jalan yang terdiri atas empat ruas tersebut penuh dengan massa yang rata-rata mengenakan baju putih.

Sebelumnya, kepadatan sudah mulai dapat dirasakan saat memasuki perempatan Jalan Gadjah Mada menuju Kota Tua, Jakarta Barat. Akibatnya, pihak kepolisian memperbolehkan kendaraan pribadi menggunakan jalur bus Transjakarta.

“Buat barikade, buka jalan buka jalan. Awas provokasi, musuh kita Ahok,” teriaknya dari atas mobil komando.

PT BESTPROFIT FUTURES

Pantauan merdeka.com, awalnya ruas jalan yang tersisa dan dapat dilalui warga ada dua. Namun, semakin siang jalan yang terdiri atas empat ruas tersebut penuh dengan massa yang rata-rata mengenakan baju putih.

Sebelumnya, kepadatan sudah mulai dapat dirasakan saat memasuki perempatan Jalan Gadjah Mada menuju Kota Tua, Jakarta Barat. Akibatnya, pihak kepolisian memperbolehkan kendaraan pribadi menggunakan jalur bus Transjakarta.