BEST PROFIT Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai undang-undang federal yang melarang pebisnis AS menyuap pejabat di luar negeri adalah hukum yang tidak adil. Hal itu dia ungkapkan saat  PT BESTPROFITmenggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson di Ruang Oval, Gedung Putih.

“Pada Februari lalu, beberapa minggu setelah Tillerson diangkat oleh Senat, dia mendatangi Ruang Oval untuk memperkenalkan diri kepada presiden dan wakilnya secara resmi. Kemudian Trump mengungkapkan hal yang mengganggu pikirannya,” tulis jurnalis AS Dexter Filkins, dikutip dari Haaretz, Rabu (11/10). PT BEST PROFIT

“Baginya, hukum federal yang melarang pebisnis AS menyuap pejabat di luar negeri demi bisnis adalah hal yang tidak adil,” lanjutnya. BEST PROFIT FUTURES

Keluhan yang disampaikan oleh Trump itu jelas mendapat tentangan dari Tillerson, yang dikenal dengan sikap tegasnya. BESTPROFIT

“Tillerson tidak setuju dengan itu. Dia menimpali Trump bahwa Amerika tidak perlu membayar suap karena mereka bisa membawa dunia mengikuti standar negaranya sendiri,” kata sumber lain.

Sebagai pebisnis asal Texas sekaligus mantan pemimpin Exxon Mobil, Tillerson tidak pernah menganggap dirinya sebagai diplomat. Namun Trump meyakinkannya untuk menjadi salah satu orang terkuat di AS. BESTPROFIT FUTURES

Namun saat menduduki jabatan tersebut, Tillerson berusaha untuk mengemban peran sebagai menlu sebaik-baiknya. Tak jarang dia mengkritik atasannya yang terbilang masih labil.  PT BEST PROFIT FUTURES

BPF Kini Trump malah mencabut semua dukungannya untuk Tillerson dan melemahkan usaha Tillerson dalam membangun diplomasi untuk menyelesaikan perselisihan dan membuatnya jadi tidak efektif. PT BESTPROFIT FUTURES

“Tillerson diharuskan menghadapi dunia yang tidak stabil dengan presiden yang sama tidak  BESTPRO stabilnya. Usaha terbaiknya untuk memecahkan masalah malah dianggap remeh,” tulis Filkins.