BPF Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menghadiri rapat kerja bersama komisi XI DPR RI membahas evaluasi pengelolaan utang pemerintah. BESTPROFIT

Usai memaparkan penggunaan utang, Sri Mulyani dicecar sejumlah pertanyaan oleh anggota komisi XI. PT BESTPROFIT

Pertanyaan pertama datang dari Ketua Komisi XI Melchias Marcus Mekeng. Ia menanyakan perihal sumber anggaran yang akan digunakan untuk membayar utang pemerintah. PT BEST PROFIT

“Sumber pengembalian utang ini dari mana ya? Oleh APBN kan basically dari pajak ya. Ini sensitifity-nya gimana meski punya utang kecil tapi penerimaan terganggu. Ya supaya masyarkaat nyaman, ya utang kita kecil tapi kita punya kemampuan?” tutur dia dalam rapat tersebut, Senin (4/9/2017). PT BESTPROFIT FUTURES

Pertanyaan lainnya datang dari Anggota Komisi XI dari Fraski PDIP, Hendrawan Supratikno. Ia mempertanyakan, bagaimana strategi pemerintah mengelola utang agar lebih produktif. Karena ia mencatat, masih ada alokasi utang yang belum dimanfaatkan. PT BEST PROFIT FUTURES

Bila dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan kerugian bagi negara. Karena, pemerintah harus dibebani dengan bunga utang, namun utangnya tak dimanfaatkan dengan baik sehingga kurang berdampak bagi pembangunan dalam negeri. BESTPROFIT FUTURES

“Banyak utang standby tapi belum digunakan. Jadi sayang ada missmatch di waktu pemanfaatannya? jika dibenahi akan lebih baik. Bagaimana caranya?” tanya dia. BEST PROFIT FUTURES

Tak berhenti sampai di situ, Sri Mulyani juga dicecar perihal pemanfaatan utang yang ditarik pemerintah. Selain untuk infrastruktur, ke mana larinya utang tersebut? Mengapa tak dirasakan oleh masyarakat dampaknya. BEST PROFIT

“Kemampuan bunga pokoknya gimana cara bayarnya? Berapa lama kita pinjam? Kapan delunasinya berapa pokoknya (pokok pinjamannya)? Saya juga mau tanyakan, gimana cara gunakan utang? Apa terencana, terprogram? Selain infrastruktur, penggunaan yang tepat itu 200 juta lebih sampe anak kecil berutang. Ya jadi saya mah lihat, bertanya ke mana utang?” sebut dia. BESTPRO