BPJS Kesehatan menyambut baik komitmen Bank Rakyat Indonesia dalam upaya mempermudah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), khususnya yang menunggak dengan menyediakan program cicilan pembayaran iuran JKN-KIS melalui kartu kredit BRI. Best Profit

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehata Kemal Imam Santoso menyatakan lembaga keuangan seperti BRI turut menjadi bagian dari ekosistem JKN. Fasilitas itu disebut melengkapi berbagai pilihan pembayaran iuran yang telah disediakan. Bestprofit

“Inovasi layanan perbankan diharapkan dapat membantu dan memperkuat keberlangsungan implementasi Program JKN-KIS. Apalagi di era pandemi ini, kebutuhan peserta terhadap jaminan pelayanan kesehatan cukup besar,” ujar Kemal. PT Bestprofit

Kemal berharap, peserta dapat memanfaatkan program ini untuk memastikan status kepesertaan aktif dengan patuh membayar iuran, terlebih bagi segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Pemerintah melalui Peraturan Presiden 64 tahun 2020 mengatur tentang pemberian relaksasi pembayaran tunggakan iuran bagi peserta PBPU. Hal ini, kata Kemal, merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan warga memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan. PT Bestprofit Futures

“Peserta JKN-KIS dapat mengajukan relaksasi pembayaran tunggakan iuran dengan cukup membayar 6 bulan tagihan bulan menunggaknya. Selanjutnya peserta juga dapat memanfaatkan pembayaran tunggakan iurannya tersebut melalui program cicilan ringan melalui kartu kredit BRI selama 12 bulan,” ungkapnya.

Direktur Konsumer BRI Handayani menjelaskan syarat bagi peserta JKN-KIS yang ingin mengikuti program cicilan melalui kartu kredit BRI adalah dengan memiliki transaksi minimum pembayaran tunggakan iuran sebesar Rp1 juta pada aplikasi Mobile JKN. Peserta/pemegang kartu kredit diwajibkan mengunduh aplikasi BRI Credit Card Mobile dan memilih jangka waktu cicilan. Penawaran ini berlaku mulai bulan September sampai Desember 2020.

“Dengan adanya aplikasi ini BRI Credit Card Mobile ini, nasabah diharapkan mendapatkan pelayanan yang cepat, praktis dan mudah dalam menggunakan layanan perbankan, khususnya Kartu Kredit BRI. Nasabah dapat setiap saat melakukan pengecekan transaksi maupun tagihan Kartu Kredit BRI dan mengubah transaksinya menjadi cicilan melalui smartphone-nya,” kata Handayani.

Handayani menambahkan pihaknya optimis dapat membantu peserta JKN-KIS untuk rutin membayar iuran lewat fitur BRING/Belanja Ringan Kartu Kredit BRI, khususnya dalam masa pandemi.

“Ke depannya kami berencana memperluas area kerjasama, salah satunya berupa integrasi sistem BRI Digital Saving untuk mempermudah calon peserta JKN-KIS yang akan mendaftar tapi belum memiliki rekening tabungan BritAma sebagai sumber pembayaran,”

“Harapan kami dengan adanya kerja sama ini mampu meningkatkan penetrasi produk konsumer dan layanan perbankan BRI serta membantu masyarakat yang terdampak pandemi agar dapat tetap menjalankan aktivitasnya secara optimal,” kata Handayani.