Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Iskandar Zulkarnain tampak gusar dengan rentetan pertanyaan anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP Darmadi Durianto soal anggaran yang diajukan lembaganya untuk 2021. Best Profit

Salah satunya terkait anggaran untuk gaji karyawan yang totalnya naik sebesar Rp7 miliar. Menurut Iskandar, angka tersebut kecil mengingat kebutuhan gaji untuk para pegawai BPKS terus meningkat. Ia pun bercerita soal gajinya sebagai kepala BPKS yang menurutnya terbilang masih rendah. Bestprofit

“Hari ini saya laporkan ke Bapak, gaji saya sebagai kepala BPKS dengan uang makan Rp35 ribu per hari dan gaji saya itu hanya Rp17 juta setelah dipotong pajak. Jadi saya baru dilantik hanya 7 hari, 2 hari setelah dilantik saya ketemu Komisi VI. Untuk saya sebagai orang Aceh dan juga telah lama saya di luar Rp miliar buat saya kecil,” ujarnya di komplek parlemen, Selasa (22/9). PT Bestprofit Futures

Ia sendiri mengaku masih bersedia memakai kendaraan lamanya sejak tahun 2007. Namun, menurutnya, pengadaan tersebut harus tetap dilakukan untuk para deputi BPKS di tahun-tahun mendatang.Iskandar juga tampak kesal dengan pertanyaan soal alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pengadaan kendaraan dinas roda empat. Pasalnya, menurut Iskandar, kendaraan dinas pejabat BPKS sudah terlampau tua.

“Masalah kendaraan Rp2 miliar kalau Bapak anggap besar, mobil saya dari tahun 2007 itu belum diganti sampai dengan hari ini. Saya menggunakan mobil tahun 2007 sebagai kepala BPKS. Buat saya setuju, masih setuju dengan pelat merah BL98. Tapi deputi saya pakai kijang lama,” ucapnya.

Tak hanya itu, Iskandar juga menjelaskan ihwal anggaran untuk capacity bulidingsebesar Rp1,9 miliar yang dinilai Darmadi hanya membuang-buang uang.