75011f93-0d60-4489-9980-aab4a574b529

 

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – BlackBerry memang mengklaim akan terus mendukung smartphone berbasis sistem operasi BlackBerry 10. Namun bukan berarti mereka akan terus memproduksinya. Vendor asal Kanada ini sudah memastikan penghentian produksi model BlackBerry Classic.

BlackBerry Classic ini diluncurkan kurang dari dua tahun yang lalu. Mengusung desain BlackBerry zaman dulu yang mengunggulkan keyboard fisik, handset ini mengingatkan pada masa jaya BlackBerry.

Ralph Pini, Chief Operating Officer BlackBerry menyatakan Classic dan handset sejenis yang meluncur sebelumnya, adalah perangkat yang tangguh dan melampaui semua ekspektasi. Namun ia mengatakan memang sudah saatnya Classic berhenti diproduksi.

“Untuk menjagai inovasi portofolio kami, kami melakukan update dengan perangkat canggih. Sebagai bagian dari hal ini, dan setelah beberapa tahun yang sukses dipasar, kami tidak akan lagi memprodyksi BlackBerry Classic,” tulis Ralph di blog resmi BlackBerry.

“Classic sudah jauh melampaui jangka hidup smartphone di pasar zaman sekarang. Kami siap untuk perubahan ini sehingga kami bisa memberikan pada konsumen sesuatu yang lebih baik,” tambah dia.

Stok Classic yang masih ada bisa dibeli konsumen yang berminat. Dan BlackBerry akan terus mendukung perangkat tersebut dengan update software baru.

Seiring peluncuran ponsel berbasis Android yang dimulai dengan seri Priv, BlackBerry memang seakan menganaktirikan handset BlackBerry 10. Sampai sekarang, tidak ada satupun model baru BlackBerry 10 yang diluncurkan. Ponsel baru yang dikeluarkan tahun ini pun dipastikan hanya memakai Android.

Bahkan kabarnya, ada memo yang dilayangkan oleh BlackBerry kepada operator Verizon dan A&T. Isinya menyebut bahwa perusahaan akan menghentikan produksi ponsel berbasis sistem operasi BlackBerry 10, seperti Q10, Z10, Z30, Passport, dan Classic.

BlackBerry memang meyakinkan pengguna bahwa mereka akan tetap mendukung handset BlackBerry 10 dengan pembaharuan software. Tapi mungkin hanya sebatas itu. PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : detik