Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berpendapat konflikIran-AS akan memperburuk ekonomi global. Ketidakpastian otomatis meningkat. Best Profit

“Konflik AS dan Iran ini hanya memperparah pertumbuhan ekonomi global karena sampai sekarang juga belum stabil,” ucap Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kamis (9/1).

Sebelum konflik AS dan Iran semakin memanas seperti sekarang, sambung dia, ekonomi dunia sudah diselimuti berbagai sentimen negatif, seperti belum selesainya perang dagang AS dan China dan kericuhan di Bolivia. “Lalu, diperparah lagi dengan Iran dan AS,” imbuhnya.  Bestprofit

Ia mengaku belum menghitung lebih spesifik mengenai dampak konflik AS dan Iran terhadap ekonomi dan investasi di Indonesia. Hal yang pasti, ekonomi dalam negeri tentu sejalan dengan apa yang terjadi di global. “Kami sedang mengkaji semuanya,” jelas Bahlil.

Diketahui, Bank Dunia baru saja merevisi kembali prediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan dari 2,7 persen menjadi 2,5 persen.

“Ekonomi global diperkirakan naik tipis menjadi 2,5 persen pada 2020 karena investasi dan perdagangan secara bertahap pulih dari kelemahan signifikan tahun lalu, tetapi risiko menurun masih ada,” tulis Bank Dunia dalam laporan resmi bertajuk Global Economic Prospects.  PT Bestprofit

Sementara, hubungan Iran dan AS memanas setelah Iran mengirimkan rudal ke pasukan AS yang ada di pangkalan militer Irak pada Selasa (7/1) malam. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan serangan rudal balistik ini sebagai tindakan proporsional dalam membela diri.

Dikutip dari Associated Press, Zarif mengatakan serangan itu sebagai aksi balasan atas kematian perwira tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani akibat serangan drone AS di Baghdad pekan lalu.

Kematian Soleimani telah meningkatkan ketegangan antara Teheran dan Washington. Belum diketahui apakah ada korban dalam serangan rudal yang menghantam dua pangkalan AS di Irak itu.

Seorang pejabat AS mengatakan jika ada, kemungkinan korban akan sangat sedikit. Pejabat itu mengatakan ada 15 rudal yang ditembakkan. PT Bestprofit Futures