bff158fffd5701c0cc58caff4bc667ff

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES, Yen menguat terhadap sebagian besar rekan-rekan mata uang negara berkembang setelah laporan pemerintah menunjukkan surplus perdagangan Jepang tak terduga meningkat yang merupakan terbesar dalam enam tahun terakhir.

Mata uang Jepang naik dari dekat tiga minggu terendah terhadap dolar setelah kepala keuangan Jepang dan AS tetap terbagi atas apakah intervensi penjualan yen itu diperlukan mengikuti pertemuan Kelompok Tujuh pada akhir pekan. Menteri Keuangan AS Jack Lew menegaskan pandangannya bahwa pergerakan yen belum terlalu stabil. Mata uang Australia, Selandia Baru dan Korea Selatan melonjak di tengah spekulasi penurunan baru-baru ini sudah terlalu jauh sebelum pidato Ketua Fed Janet Yellen, pada hari Jumat.

Yen naik 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi 109,84 per dolar pada pukul 13:18 siang di Tokyo setelah terdepresiasi ke 110,59 pada 20 Mei, level terendah sejak 28 April. Sementara terhadap euro, yen naik 0,2 persen menjadi 123,41 per euro.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang mengukur mata uang AS terhadap 10 pasangannya, kehilangan 0,2 persen menjadi 1,194.01.

Aussie menguat 0,5 persen menjadi 72,59 sen AS, menyusul penurunan tiga hari, sebesar 1,4 persen. Kiwi menguat 0,5 persen menjadi 68 sen AS. Won Korea Selatan naik 0,7 persen menjadi 1,181.98 per dolar.

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES, Yen menguat terhadap sebagian besar rekan-rekan mata uang negara berkembang setelah laporan pemerintah menunjukkan surplus perdagangan Jepang tak terduga meningkat yang merupakan terbesar dalam enam tahun terakhir.

Mata uang Jepang naik dari dekat tiga minggu terendah terhadap dolar setelah kepala keuangan Jepang dan AS tetap terbagi atas apakah intervensi penjualan yen itu diperlukan mengikuti pertemuan Kelompok Tujuh pada akhir pekan. Menteri Keuangan AS Jack Lew menegaskan pandangannya bahwa pergerakan yen belum terlalu stabil. Mata uang Australia, Selandia Baru dan Korea Selatan melonjak di tengah spekulasi penurunan baru-baru ini sudah terlalu jauh sebelum pidato Ketua Fed Janet Yellen, pada hari Jumat.