stok-menipis-harga-minyak-dunia-capai-level-tertinggi-di-2016

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES, Harga minyak dunia naik pada Kamis (Jumat pagi WIB). Kenaikan ini mendorong kontrak minyak mentah AS ke level tertinggi baru pada 2016.

Persediaan menipis jadi penyebab kenaikan harga minyak dunia. Setelah Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan kelebihan pasokan minyak mentah akan menyusut di paruh kedua 2016.

Dalam laporan bulanannya, IEA memperkirakan pertumbuhan tinggi untuk permintaan minyak tahun ini, setelah permintaan lebih kuat dari yang diperkirakan pada kuartal pertama, terutama didorong oleh India.

Karena itu, lembaga itu mempertahankan perkiraan permintaan 2016 tidak berubah pada 95,9 juta barel per hari. IEA yang berbasis di Paris mengatakan bahwa lebih mungkin untuk merevisi lebih tinggi daripada lebih rendah.

IEA merevisi pertumbuhan permintaan minyak global untuk kuartal pertama 2016 naik menjadi 1,4 juta barel per hari, dipimpin oleh kenaikan kuat di India, Tiongkok dan Rusia. Untuk tahun secara keseluruhan, pertumbuhan akan mencapai sekitar 1,2 juta barel per hari, dengan permintaan mencapai 95,9 juta barel per hari.

“Laporan bulanan yang keluar dari IEA menunjuk ke arah gambar pengetatan dengan meningkatnya permintaan,” ujar Analis Tradition Energy, Gene McGillian seperti dilansir Antara, Jumat (13/5).

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni, naik 47 sen menjadi USD 46,70 per barel di New York Stock Exchange.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Juli, patokan Eropa, berakhir pada USD 48,08 per barel, naik 48 sen dari penutupan Rabu.

Laporan IEA juga mencatat peningkatan dramatis dalam produksi minyak Iran pada April menjadi hampir 3,6 juta barel per hari, level yang terakhir dicapai pada November 2011. Dari jumlah itu, dua juta barel per hari diekspor.

Secara keseluruhan produksi OPEC berada di 32,8 juta barel per hari, level tertinggi sejak 2008. Pasar minyak juga naik karena stok minyak mentah AS secara tak terduga turun pada pekan lalu.

Pasokan minyak mentah AS pekan lalu kehilangan 3,4 juta barel menjadi 540 juta barel, menurut laporan mingguan Badan Informasi Energi AS (EIA) yang dirilis Rabu. Produksi minyak mentah negara itu menurun 23.000 barel menjadi 8,802 juta barel per hari pekan lalu. PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : www.merdeka.com