Siapkan Sistem Retribusi via ATM

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta – Pemprov DKI berencana untuk menerapkan sistem pembayaran retribusi via ATM bagi para PKL. Menurut Wagub DKI Basuki T Purnama, ide ini muncul lantaran banyak PKL yang memalsukan kartu retribusi. Jika semua sistem sudah digital yakni menggunakan ATM, maka pemalsuan tersebut bisa dicegah.

“Kalau (PKL) ditangkap, sekarang pakai ATM Bank DKI belum (diterapkan). Penjaranya terlalu ringan, hanya sebulan dan dendanya Rp 50 ribu. Kalau sekarang dia (PKL) masih bisa palsukan nih kartu-kartunya,” kata Ahok di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/10/2014).

Menurutnya sistem ATM bisa mencegah para PKL nakal. Jika macam-macam mereka bisa dikenakan hukuman penjara belasan tahun.

“Kalau (PKL) sudah pakai kartu ATM Bank DKI, bisa digugat penjara 12 tahun,” ucap Ahok.

Gugatan ini menurut Ahok bisa dilakukan oleh direksi Bank DKI dengan tuntutan penipuan penyalahgunaan kartu ATM. Namun sistem ini masih dalam pembahasan Pemprov dan pihak terkait.

“Ini lagi kejar, saya lagi desak mereka, minimal tahun depanlah actionnya,” jelas Ahok.

Sebelumnya, Pemprov DKI berencana melakukan uji coba sistem autodebet pembayaran retribusi PKL. Bank-bank daerah juga sudah siap bekerjasama.

“Jadi semua dasarnya nanti pakai rekening bank di autodebet. Kami jadi preman baru. Godfather baru. Selama ini mereka juga bayar (retribusi) ke preman kan? Sekarang kita godfathernya,” kata Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014).

Ahok menyatakan rencana ini masih dalam tahap persiapan kontrak. Namun, menurutnya, bank daerah sudah siap untuk kerjasama. Sistem ini nantinya tidak hanya berlaku bagi PKL tetapi juga pada semua aspek di DKI seperti pembayaran sewa rusun, pembayaran gaji pegawai harian lepas, serta pemberian Kartu Jakarta Pintar.

“Bank DKI sudah siap, BRI juga siap. Jadi kalau misalnya Bank DKI enggak siap, kita kasih BRI saja. Milik negara juga kan punya rakyat juga itu BRI,” ujarnya.

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta – Pemprov DKI berencana untuk menerapkan sistem pembayaran retribusi via ATM bagi para PKL. Menurut Wagub DKI Basuki T Purnama, ide ini muncul lantaran banyak PKL yang memalsukan kartu retribusi. Jika semua sistem sudah digital yakni menggunakan ATM, maka pemalsuan tersebut bisa dicegah.

“Kalau (PKL) ditangkap, sekarang pakai ATM Bank DKI belum (diterapkan). Penjaranya terlalu ringan, hanya sebulan dan dendanya Rp 50 ribu. Kalau sekarang dia (PKL) masih bisa palsukan nih kartu-kartunya,” kata Ahok di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/10/2014).