1627379photo9780x390 (2)

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTUTRES

Snapdragon 652 merupakan chip mobile papan tengah besutan Qualcomm. Pabrikan tersebut kini  disinyalir sedang mengembangakn chipset kelas menengah baru sebagai penerusnya.

Mengutip dokumen ekspor-impor India, laporan Phone Arena yang dirangkum oleh KompasTekno, Senin (15/8/2016), sebanyak 58 unitchip berkode nama “MSM8976SG” tersebut dikapalkan ke India dari Amerika Serikat untuk keperluan pengujian.

Adapun Snapdragon 652 diketahui memiliki kode nama MSMS8976. Dugaan bahwa Qualcomm sedang mengembangkan penerusnya didasarkan pada kemiripan kode nama chip dalam dokumen eskpor-impor dengan kode nama Snapdragon 652.

Masing-masing chipset yang dikapalkan ke India diberi valuasi senilai 51 dollar AS (Rp 668.000). Jadi, pengapalan itu memiliki nilai total sebesar 2.958 dollar AS (Rp 38,7 juta).

Dalam dokumen tersebut juga ditulis bahwa chipset yang diduga sebagai penerus Snapdragon 652 ini tetap mengusung CPU 8 core/octa core (4+4).

Namun kecepatan clock CPU-nya ditingkatkan dari 1,8 GHz menjadi 2 GHz dan 1,4 GHz untuk masing-masing cluster berisi empat core. Ada pula GPU berfrekuensi 621 MHz dan dukungan RAM DDR4 8 GB.

Snapdragon 652 sendiri saat ini digunakan di sejumlah gadget kelasmainstream dari beberapa vendor Android, termasuk Samsung Galaxy A9 dan A9 Pro (2016), LG G5 SE, Oppo R9 Plus, dan Asus Zenfone 3 Ultra.

PT BESTPROFIT FUTUTRES

Snapdragon 652 merupakan chip mobile papan tengah besutan Qualcomm. Pabrikan tersebut kini  disinyalir sedang mengembangakn chipset kelas menengah baru sebagai penerusnya.

Mengutip dokumen ekspor-impor India, laporan Phone Arena yang dirangkum oleh KompasTekno, Senin (15/8/2016), sebanyak 58 unitchip berkode nama “MSM8976SG” tersebut dikapalkan ke India dari Amerika Serikat untuk keperluan pengujian.

Adapun Snapdragon 652 diketahui memiliki kode nama MSMS8976. Dugaan bahwa Qualcomm sedang mengembangkan penerusnya didasarkan pada kemiripan kode nama chip dalam dokumen eskpor-impor dengan kode nama Snapdragon 652.

Masing-masing chipset yang dikapalkan ke India diberi valuasi senilai 51 dollar AS (Rp 668.000). Jadi, pengapalan itu memiliki nilai total sebesar 2.958 dollar AS (Rp 38,7 juta).

Dalam dokumen tersebut juga ditulis bahwa chipset yang diduga sebagai penerus Snapdragon 652 ini tetap mengusung CPU 8 core/octa core (4+4).

Namun kecepatan clock CPU-nya ditingkatkan dari 1,8 GHz menjadi 2 GHz dan 1,4 GHz untuk masing-masing cluster berisi empat core. Ada pula GPU berfrekuensi 621 MHz dan dukungan RAM DDR4 8 GB.

Snapdragon 652 sendiri saat ini digunakan di sejumlah gadget kelasmainstream dari beberapa vendor Android, termasuk Samsung Galaxy A9 dan A9 Pro (2016), LG G5 SE, Oppo R9 Plus, dan Asus Zenfone 3 Ultra.