PT BESTPROFIT FUTURE

BEST PROFIT FUTURES – Persentasi pertumbuhan bisnis waralaba asing di Indonesia pada tahun 2011-2012 meningkat sebesar 6,25%. Meningkatnya usaha di sektor waralaba ini, khususnya waralaba asing, mendapat perhatian lebih lanjut dari Menteri Perdagangan yang dituangkan dalam peraturan perundangan. Disusunnya peraturan ini bertujuan mengembalikan filosofi waralaba agar memberi kesempatan bermitra bagi pihak lain dan mengembangkan sistem waralaba nasional sehingga melahirkan inovator baru dalam mempromosikan produk Indonesia. Dalam penyelenggaraan dan pengembangan kemitraan, bisnis waralaba diatur dalam Permendagri tahun 2012 dan 2013.

Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Tahun 2012

Menurut Permendagri tahun 2012, waralaba merupakan hak yang dimiliki orang atau badan usaha dalam memasarkan barang dan jasa serta sistem bisnis yang terbukti telah berhasil dimanfaatkan oleh pihak lain. Adapun pemberi dan penerima waralaba yang dimaksud dalam pasal 1 ayat 2 dan 3 adalah orang atau badan usaha yang memberikan atau diberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan waralaba tersebut. Sesuai Permendagri tahun 2012 Pasal 2, bisnis waralaba harus memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut :

  • Ciri khas usaha dan
  • Telah terbukti memberikan keuntungan,
  • Standar pelayanan dan barang atau jasa yang tertulis
  • HKI (Hak Kekayaan Intelektual) yang terdaftar
  • Mudah diaplikasikan
  • Dukungan yang berkesinambungan

Pemberi dan penerima waralaba bisa berasal dari luar negeri, dalam negeri, atau waralaba lanjutan dari dalam dan luar negeri. Dalam penyelenggaraannya, pemberi dan penerima waralaba harus memiliki STPW yang didapatkan dari Kantor Unit Pelayanan Perdagangan Kemendagri setelah melakukan pendaftaran yang bersifat wajib. Dalam hal penggunaan bahan baku, dan peralatan usaha kedua belah pihak waralaba wajib menjual barang yang berasal dari dalam negeri minimal 80%.

PT BESTPROFIT FUTURE

BEST PROFIT FUTURES – Persentasi pertumbuhan bisnis waralaba asing di Indonesia pada tahun 2011-2012 meningkat sebesar 6,25%. Meningkatnya usaha di sektor waralaba ini, khususnya waralaba asing, mendapat perhatian lebih lanjut dari Menteri Perdagangan yang dituangkan dalam peraturan perundangan. Disusunnya peraturan ini bertujuan mengembalikan filosofi waralaba agar memberi kesempatan bermitra bagi pihak lain dan mengembangkan sistem waralaba nasional sehingga melahirkan inovator baru dalam mempromosikan produk Indonesia. Dalam penyelenggaraan dan pengembangan kemitraan, bisnis waralaba diatur dalam Permendagri tahun 2012 dan 2013.