BESTPROFIT FUTURES

Jakarta – KM Kelud, kapal kebanggaan milik PT Pelni kandas di Pelabuhan Sekupang, Batam, sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi. Hingga sore ini, kapal tersebut sedang diupayakan untuk ditarik ke dermaga. Namun prosesnya butuh waktu lama.

Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT. PELNI (Persero) Akhmad Sujadi menerangkan, kapal trayek Belawan-Tanjung Balai-Batam-Tanjung Priok, itu mengalami kandas ketika olah gerak untuk bersandar di Pelabuhan Sekupang, Batam sekitar pukul 10.00 tadi pagi. Tidak ada korban dan pelayanan di atas kapal tetap normal.

Sambil menunggu air pasang sekitar pukul 15.00, kapal yang kandas di bagian depan ini sedang diupayakan ditarik dari belakang untuk mempercepat proses berlayar. Saat olah gerak untuk bersandar, posisi kapal sedang memutar terjadi angin kencang menimpa buritan, sehingga kapal terperangkap ke alur dangkal dan kandas. KM Kelud membawa 1.193 penumpang, dari Medan 1.055, Tanjung Balai 138. Dari 1.193 penumpang, mereka akan turun di Sekupang, Batam sebanyak 942 orang dan penumpang dari Batam ke Jakarta 252 orang.

“Untuk penumpang yang akan naik dari Batam telah diberikan service recovery dengan pemberian air mineral dan roti,” kata Sujadi.

Untuk menormalkan kapal dari kandas ada dua upaya, kata Sujadi, pertama menunggu air laut pasang sehingga ketinggiai air mencukupi untuk kapal bergerak. Upaya kedua dengan berupaya menarik bodi kapal dengan kapal tunda. Pelni dibantu otoritas Pelabuhan Sekupang sedang mengupayakan percepatan dengan melakukan pengecekan kondisi rangka bawah untuk memasktikan posisi aman sebelum kapal ditarik ke pelabuhan.

“Pelni menyampaikan permohonan maaf atas terganggu pelayanan ini. Upaya PT. Pelni diperkirakan memakan waktu beebrapa jam sejak pukul 15.00. kepada para penumpang yang akan turun di Batam mohon bersabar atas kejadian ini,” tulis Sujadi.

Para penjemput dan para pihak yang ingin meminta informasi dapat menghubungi Contact Center Pelni 162 atau HP 081806853589.

BESTPROFIT FUTURES

Jakarta – KM Kelud, kapal kebanggaan milik PT Pelni kandas di Pelabuhan Sekupang, Batam, sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi. Hingga sore ini, kapal tersebut sedang diupayakan untuk ditarik ke dermaga. Namun prosesnya butuh waktu lama.

Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT. PELNI (Persero) Akhmad Sujadi menerangkan, kapal trayek Belawan-Tanjung Balai-Batam-Tanjung Priok, itu mengalami kandas ketika olah gerak untuk bersandar di Pelabuhan Sekupang, Batam sekitar pukul 10.00 tadi pagi. Tidak ada korban dan pelayanan di atas kapal tetap normal.