272c4ff6-697d-4a71-9c60-a8fe7f30fca4_169

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES, Jakarta -PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ditetapkan sebagai pemenang pekerjaan Proyek Pembangunan LRT Koridor 1 (Fase 1) Kelapa Gading-Velodrome dan Depo LRT Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk, Bintang Perbowo, mengatakan LRT ini bisa rampung pada 2018.

“Bisa insya Allah kan kita punya pabrik beton buat tiang kalau udah oke dicetak duluan aja,” ujar Bintang kepada detikFinance, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Walaupun ini pertama kalinya WIKA menggarap proyek LRT namun menurut Bintang tidak ada kesulitan berarti saat pengerjaan proyek LRT ini karena WIKA sudah terlebih dahulu mengerjakan proyek MRT.

“Kan kita udah pernah MRT, bedanya MRT lebih berat bikin terowongannya, galian tanahnya alatnya beda, kalau LRT kan diluar bikin itu aja bedanya elevated biasa lah gampang, mudah maksudnya secara keengineeringannya nggak punya pengaruh banyak, bukan hal yang sulit bagi engineer,” lanjut Bintang.

Saat ini sedang dilakukan tahap awal pembangunan dimulai dari survey, penyelidikan tanah, dan topografinya.

“Survey terus penyelidikan tanah untuk di daerah stasiun nanti gimana terus pemberhentian dan sebagainya topografinya itu-itu aja. Mudah-mudahan kalau ini udah selesai semua barangkali konstruksinya bisa di bulan Desember,” tutup Bintang. PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES, Jakarta -PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ditetapkan sebagai pemenang pekerjaan Proyek Pembangunan LRT Koridor 1 (Fase 1) Kelapa Gading-Velodrome dan Depo LRT Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk, Bintang Perbowo, mengatakan LRT ini bisa rampung pada 2018.

“Bisa insya Allah kan kita punya pabrik beton buat tiang kalau udah oke dicetak duluan aja,” ujar Bintang kepada detikFinance, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Walaupun ini pertama kalinya WIKA menggarap proyek LRT namun menurut Bintang tidak ada kesulitan berarti saat pengerjaan proyek LRT ini karena WIKA sudah terlebih dahulu mengerjakan proyek MRT.

Kan kita udah pernah MRT, bedanya MRT lebih berat bikin terowongannya, galian tanahnya alatnya beda, kalau LRT kan diluar bikin itu aja bedanya elevated biasa lah gampang, mudah maksudnya secara keengineeringannya nggak punya pengaruh banyak, bukan hal yang sulit bagi engineer,” lanjut Bintang.

Saat ini sedang dilakukan tahap awal pembangunan dimulai dari survey, penyelidikan tanah, dan topografinya.

“Survey terus penyelidikan tanah untuk di daerah stasiun nanti gimana terus pemberhentian dan sebagainya topografinya itu-itu aja. Mudah-mudahan kalau ini udah selesai semua barangkali konstruksinya bisa di bulan Desember,” tutup Bintang. PT BESTPROFIT FUTURES