da0d409e-a8c1-42fc-a46e-75b7bc4e87da_169

 

 

 

 

BESTPROFIT FUTURES

Jakarta -Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar PDAM memastikan pasokan air melalui sambungan air minum untuk rumah tangga selalu tersedia. Suplai dan kualitas air harus jadi prioritas pembenahan, bukan berkutat pada persoalan kenaikan tarif air.

Hal ini disampaikan JK dalam sambutannya saat meresmikan Pembukaan Indonesia Water and Waste Water Expo and Forum (IWWEF) Tahun 2016 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

JK secara khusus menyoroti suplai air ke rumah tangga. Pasokan air bersih harus dipastikan tersedia di tengah kurangnya ketersediaan air baku.

“Kita juga harus belajar menghemat, jadi teknologi juga. Kalau Anda mandi dengan gayung, kira-kira satu kali mandi Anda butuhkan 18 liter. Tapi kalau Anda mandi dengan shower itu cuma 12 liter karena jatuhnya itu merata. Kalau gayung satu kali itu mesti kira-kira 18 kali gayung baru mandi. Jadi nanti juga Pak menteri cara mandi harus diganti, artinya tekanan airnya harus baik,” kata JK.

JK tak ingin pasokan air ke rumah tangga terganggu karena kesalahan sistem atau pengaturan suplai air. Pasokan air yang berhenti ‘mendadak’ justru membuat masyarakat kerepotan.

“Harus continue supply-nya, jangan nanti berhenti pagi ini, pakai sabun tiba-tiba berhenti (airnya). Bagaimana kan caranya? tapi menghemat itu 30% air kalau mandi pakai shower dibanding pakai timba. Jadi kemajuan harus dengan perubahan. Jadi salah satu efisiensi air ialah pakai shower tapi konsekuensinya kualitas memang harus baik. Jangan pagi-pagi mati, harus hidup terus dan tekanannya harus baik,” ujar JK.

PDAM sambung dia, harus memastikan seluruh sistem instalasi saluran air minum berjalan. Bila ada kerusakan pada pipa saluran, maka harus cepat diperbaiki. Sebab pasokan air yang disuplai ke rumah warga menjadi berkurang karena kebocoran tersebut.

“Jadi apabila pakai shower juga berarti mengontrol PDAM, kekurangannya, kehilangannya. Karena kehilangan akibat kebocoran, kebocoran ada hubungannya dengan tekanan. Apabila ini diperbaiki maka akan kita menciptakan sistem air yang baik. Puncaknya nanti di belakang adalah air dapat diminum langsung kayak di luar negeri karena sekarang hidup kita dari Aqua dan sebagainya,” ujarnya.

BESTPROFIT FUTURES

Jakarta -Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar PDAM memastikan pasokan air melalui sambungan air minum untuk rumah tangga selalu tersedia. Suplai dan kualitas air harus jadi prioritas pembenahan, bukan berkutat pada persoalan kenaikan tarif air.

Hal ini disampaikan JK dalam sambutannya saat meresmikan Pembukaan Indonesia Water and Waste Water Expo and Forum (IWWEF) Tahun 2016 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2016).