PT BESTPROFIT FUTURES EQUTY TOWER – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendukung upaya fraksi Partai Golkar untuk mengembalikan nama baik Ketum Setya Novanto dari Kasus ‘Papa Minta Saham’. Menurutnya, keputusan MK yang mengabulkan permohonan uji materi pasal 5 UU ITE nomor tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) menunjukkan Setnov tidak bersalah.

“Memang itu sudah seharusnya karena sandiwara percakapan pribadi beliau itu telah merusak nama baik beliau secara luas sekali,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9).

“Kasus ini mengajarkan kita untuk memperbaiki nama baik orang yang dirusak oleh peradilan sesat yang masih banyak kita temui,” sambungnya.

Fahri menyarankan agar keputusan MK itu menjadi evaluasi bagi Mahkamah Kehormatan Dewan dalam memutuskan perkara kode etik anggota DPR. Apalagi, dalam kasus Setnov, lanjutnya, telah dibuktikan alat bukti berupa rekaman percakapan itu dilakukan secara ilegal.

“Saya menyarankan agar keputusan MK menjadi bahan evaluasi di MKD terkait kasus alat bukti ilegal agar di masa depan MKD dan juga proses peradilan umum tidak gampang menerima alat bukti yang diperoleh secara ilegal,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Fraksi Partai Golkar DPR mengirimkan surat permohonan kepada pimpinan DPR untuk melakukan upaya rehabilitasi nama baik Ketum Setya Novanto. Surat bernomor SJ.00 /FPG/DPR-RI/IX/2016 dikeluarkan menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan pengajuan uji materi terhadap pasal 5 UU ITE nomor tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Fraksi menilai keputusan tersebut menunjukkan bahwa tuduhan ‘permufakatan jahat’ dalam kasus Papa Minta Saham’ kepada Setya Novanto tidak terbukti.

Ketua DPP Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan surat tersebut murni atas desakan dan kepedulian dari fraksi partai yang ada di DPR. Nurul menyebut Setya Novanto sendiri tidak mengetahui soal surat permintaan rehabilitasi itu.

“Surat yang beredar adalah surat yang dibuat oleh teman-teman fraksi. Surat tersebut murni inisiatif dari desakan teman-teman di fraksi partai Golkar yang merasa bahwa harus ada rehabilitasi setelah keluarnya keputusan MK. Pak Novanto sendiri tidak tahu menahu,” kata Nurul.

PT BESTPROFIT FUTURES EQUTY TOWER – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendukung upaya fraksi Partai Golkar untuk mengembalikan nama baik Ketum Setya Novanto dari Kasus ‘Papa Minta Saham’. Menurutnya, keputusan MK yang mengabulkan permohonan uji materi pasal 5 UU ITE nomor tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) menunjukkan Setnov tidak bersalah.

“Memang itu sudah seharusnya karena sandiwara percakapan pribadi beliau itu telah merusak nama baik beliau secara luas sekali,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9).