Ditinggal Shalat Tarawih Sebuahn Rumah Makan Terbakar

Ditinggal Shalat Tarawih Sebuahn Rumah Makan Terbakar

PT BESTPROFIT FUTURE

TRIBUNNEWS.COM.KENDARI – Sebuah rumah makan di jalan Brigjen Madjid Joenos, Kelurahan Bende, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, ludes dilalap si jago merah, Minggu (29/6/2014) malam. Kebakaran terjadi ketika ditinggal shalat tarawih, diduga sengaja dibakar.

 Api membumbung tinggi dan nyaris membakar ruko yang juga ditempati Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kendari Bypass. Empat unit armada diturunkan untuk memadamkan kebakaran ini. Dari pantauan di lokasi kebakaran, papan nama BRI dan sebagian bagian depan kantor bank itu hangus.

 Tak ada korban jiwa dalam insiden itu tetapi diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. “Saya, istri, dan anak bungsuku shalat tarawih di Masjid Agung, sementara Ikal anakku yang laki-laki shalat tarawih di dekat rumah. Dia (Ikal) dikabari iparku yang kebetulan lewat depan rumah melihat api sudah menjalar ke seluruh rumah,” tutur Rizal, pemilik ruko, di lokasi kebakaran.

 Rizal menduga tempat usahanya sengaja dibakar orang. Dugaan itu terkait dengan kedatangan penagih utang, beberapa hari sebelumnya. “Saya sudah janji akan bayar nanti tapi dia ngotot harus dibayarkan cepat,” ujarnya.

 Namun demikian, kata Rizal, untuk tahu pasti penyebab kebakaran dia pun melaporkan kebakaran ini ke Polsek Baruga. “Saya laporkan dulu ke polisi, biar nanti polisi nanti yang akan mencari penyebab apakah ada unsur kesengajaan atau memang ada faktor lain dari kebakaran itu,” ungkapnya.

 Sementara itu, Kepala sektor Baruga AKP IB Sudirga mengatakan, aparatnya masih meminta keterangan korban dan beberapa saksi lain. “Kami masih selidiki dulu penyebab kebakarannya, dengan meminta keterangan pemilik rumah makan dan beberapa saksi di lokasi kejadian. Untuk sementara lokasi kebakaran kami pasangi garis polisi,” ujar dia.

PT BESTPROFIT FUTURE

TRIBUNNEWS.COM.KENDARI – Sebuah rumah makan di jalan Brigjen Madjid Joenos, Kelurahan Bende, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, ludes dilalap si jago merah, Minggu (29/6/2014) malam. Kebakaran terjadi ketika ditinggal shalat tarawih, diduga sengaja dibakar.

 Api membumbung tinggi dan nyaris membakar ruko yang juga ditempati Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kendari Bypass. Empat unit armada diturunkan untuk memadamkan kebakaran ini. Dari pantauan di lokasi kebakaran, papan nama BRI dan sebagian bagian depan kantor bank itu hangus.

 Tak ada korban jiwa dalam insiden itu tetapi diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. “Saya, istri, dan anak bungsuku shalat tarawih di Masjid Agung, sementara Ikal anakku yang laki-laki shalat tarawih di dekat rumah. Dia (Ikal) dikabari iparku yang kebetulan lewat depan rumah melihat api sudah menjalar ke seluruh rumah,” tutur Rizal, pemilik ruko, di lokasi kebakaran.