PT BESTPROFIT FUTURES

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian menjalani pemeriksaan perdana di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tindak pidana suap terkait pengadaan di dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Yan keluar gedung KPK sekitar pukul 14.50 WIB, setelah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam sejak pukul 11.00 WIB.

Yan keluar gedung KPK mengenakan kemeja berwarna biru tua dan rompi oranye tahanan. Namun dia tidak banyak bicara terkait pemeriksaan perdananya ini.

“Saya ditanya 13 pertanyaan. Selebihnya tanya ke pak lawyer ya,” ujar Yan kepada awak media setelah menjalani pemeriksaan, Selasa (13/9) sore.

Heru Widodo, kuasa hukum Yan Anton Ferdian memberikan keterangan serupa. Menurutnya, 13 pertanyaan yang ditanyakan penyidik KPK kepada kliennya baru sebatas pertanyaan-pertanyaan awal.

“Intinya pemeriksaan pertama yang didampingi penasehat hukum. Ada 13 pertanyaan yang disampaikan penyidik berkaitan dengan permasalahan yang kemarin di Banyuasin. Itulah beberapa hal yang dikonfirmasi. Tapi tadi masih seputar riwayat ya, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, tugas dan kewajiban sebagai bupati. Selanjutnya mungkin nanti bisa kita ketahui di pemeriksaan selanjutnya,” kata Heru.

Seperti diketahui, Minggu pagi (4/9) Bupati Banyuasin, Yan Anton diciduk KPK atas tindak pidana korupsi berupa penerimaan suap terkait proyek pengadaan di dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Selain Yan, hari ini KPK juga memeriksa lima tersangka lain yaitu RUS (Rustami), ZM (Zulfikar Muharrami), UU (Umar Usman), K (Kirman), dan STY (Sutaryo).

PT BESTPROFIT FUTURES

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian menjalani pemeriksaan perdana di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tindak pidana suap terkait pengadaan di dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Yan keluar gedung KPK sekitar pukul 14.50 WIB, setelah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam sejak pukul 11.00 WIB.

Yan keluar gedung KPK mengenakan kemeja berwarna biru tua dan rompi oranye tahanan. Namun dia tidak banyak bicara terkait pemeriksaan perdananya ini.

“Saya ditanya 13 pertanyaan. Selebihnya tanya ke pak lawyer ya,” ujar Yan kepada awak media setelah menjalani pemeriksaan, Selasa (13/9) sore.

Heru Widodo, kuasa hukum Yan Anton Ferdian memberikan keterangan serupa. Menurutnya, 13 pertanyaan yang ditanyakan penyidik KPK kepada kliennya baru sebatas pertanyaan-pertanyaan awal.