laptop-dell_20160617_050010

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURE

PT BESTPROFIT FUTURES, JAKARTA – PT Dell Indonesia meluncurkan produk laptop tipis (Ultrabook) seri Latitude 13 7000.
Perangkat dengan bentang layar 13 inci ini didesain ramping dan ringan dengan ketebalan 14,32mm dan bobot 1,12 kg untuk pengguna kalangan bisnis yang memiliki mobilitas tinggi tapi tetap menuntut kinerja dan fitur mumpuni.
EUC Commercial Director Dell Indonesia, Primawan Badri mengatakan Latitude 13 sebenarnya merupakan “kembaran” dari seri laptop XPS 13 yang telah lebih dulu hadir di Indonesia. Hanya saja, kedua perangkat memiliki peruntukkan berbeda.
“XPS 13 lebih ke home user, Latitude 13 7000 untuk kalangan bisnis dengan fitur-fitur pendukungnya seperti sekuriti dengan pemindai sidik jari dan TPM (Trusted Platform Module),” katanya ketika memberi penjelasan tentang laptop yang bersangkutan.
Di Indonesia, Dell menjual laptop seri Latitude 13 7000 dengan banderol mulai Rp 22 juta. Harga itu berlaku untuk model 7370 yang sudah dilengkapi dengan prosesor Intel Core M5 Generasi ke-6 (Skylake).
Spesifikasi lain dari laptop berlapis carbon fiber dan kaca anti-gores Gorilla Glass ini turut mencakup RAM hingga 16 GB, SSD hingga 512 GB, port USB Type-C dengan dukungan Thunderbolt 3, serta daya tahan baterai yang diklaim mampu mencapai kisaran 10 jam.
Kendati harganya relatif mahal, Primawan optmimis seri laptop Latitude 13 7000 akan diminati oleh konsumen.
“Pasar komersial untuk laptop cukup besar, ukuran segmen high-end lebih dari 10 persen. Laptop seri paling tinggi seperti (Latitude 13) 7370 justru biasanya cepat habis,” katanya. PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURE

PT BESTPROFIT FUTURES, JAKARTA – PT Dell Indonesia meluncurkan produk laptop tipis (Ultrabook) seri Latitude 13 7000.
Perangkat dengan bentang layar 13 inci ini didesain ramping dan ringan dengan ketebalan 14,32mm dan bobot 1,12 kg untuk pengguna kalangan bisnis yang memiliki mobilitas tinggi tapi tetap menuntut kinerja dan fitur mumpuni.
EUC Commercial Director Dell Indonesia, Primawan Badri mengatakan Latitude 13 sebenarnya merupakan “kembaran” dari seri laptop XPS 13 yang telah lebih dulu hadir di Indonesia. Hanya saja, kedua perangkat memiliki peruntukkan berbeda.
“XPS 13 lebih ke home user, Latitude 13 7000 untuk kalangan bisnis dengan fitur-fitur pendukungnya seperti sekuriti dengan pemindai sidik jari dan TPM (Trusted Platform Module),” katanya ketika memberi penjelasan tentang laptop yang bersangkutan.